Cetak ATH Penutupan 7.931, IHSG Butuh Dorongan 0,87% demi Capai Level 8.000 di HUT RI ke-80
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (14/8/2025), ditutup naik sebanyak 38,34 poin (0,49%) ke level penutupan tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) 7.931,25. IHSG cetak penguatan di tengah penurunan mayoritas bursa saham Asia. Bahkan, IHSG sempat sentuh ATH intraday tertinggi 7.975,98 dengan nilai transaksi Rp 15,38 triliun.
Penguatan indeks hari ini didukung lompatan saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) setelah berhasil melesat 10% menjadi Rp 336.675. Kenaikan juga didukung penguatan saham konglomerasi lainnya seperti PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN).
Baca Juga
Prajogo dan Sinarmas, Dua Konglomerasi Dibalik ATH IHSG hingga Dekati Level 8.000
Sedangkan sektor saham penyumbang kenaikan indeks hari ini, yaitu saham sektor teknologi 3,84%, sektor kesehatan 1,38%, sektor konsumer non primer 0,60%, sektor konsumer primer 0,55%, dan sektor energi 0,45%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor saham sektor material dasar, industri, properti, keuangan, dan infrastruktur.
Di tengah lompatan tersebut, dua saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) sebanyak 34,94% menjadi Rp 112, PT Equity Development Investment Tbk (GSMF) sebanyak 33,93% menjadi Rp 75, PT Pakuan Tbk (UANG) melesat 24,71% menjadi Rp 424, dan PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (IDPR) naik 24,77% menjadi Rp 272.
Kenaikan juga melanda saham PT Topindo Solusi Komunikasi Tbk (TOSK) sebanyak 28% menjadi Rp 64, PT WIR Asia Tbk (WIRG) naik 26,98% menjadi Rp 160, dan PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) naik 24,18% menjadi Rp 113.
Sebaliknya saham dengan penurunan signifikan, yaitu saham NTBK sebanyak 14,93% menjadi Rp 57, GRPH anjlok 14,44% menjadi Rp 77, BELL melemah 14,29% menjadi Rp 60, POLU melemah 9,76% menjadi Rp 6.475, DEFI turun 9,63% menjadi Rp 985, INPS turun 8,85% menjadi Rp 103, dan CRSN melemah 8,82% menjadi Rp 124.
Baca Juga
Pacu Hilirisasi Nikel, Kemenperin Genjot Produksi di Kawasan Industri Morowali
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 101,21 poin (1,30%) menjadi 7892,91 dengan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 1,48 triliun oleh investor asing. Net buy terbanyak melanda saham TLKM Rp 724,20 miliar, BBRI Rp 405,78 miliar, dan BBCA Rp 278,75 miliar.
Kenaikan indeks kemarin ditopang lompatan mayoritas sektor saham, seperti sektor teknologi 3,98% didukung lompatan harga saham DCII, sektor properti 1,49%, sektor konsumer primer naik 1,12%. Sejumlah saham cetak ARA, yaitu BELL naik 34,62% menjadi Rp 70, GRPH naik 34,33% menjadi Rp 90, SLIS naik 33,93% menjadi Rp 75, NTBK naik 34% menjadi Rp 67, dan KAQI naik 32% menjadi Rp 65.

