Pacu Hilirisasi Nikel, Kemenperin Genjot Produksi di Kawasan Industri Morowali
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) agresif mempercepat pengembangan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Sulawesi Tengah agar berkontribusi signifikan pada perekonomian nasional.
Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menegaskan, IMIP telah menjadi pusat pertumbuhan hilirisasi mineral, khususnya nikel, yang berperan penting dalam rantai pasok global industri baterai kendaraan listrik.
“IMIP tidak hanya memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen dan pengolah bahan baku strategis, tetapi juga mendorong penciptaan nilai tambah, meningkatkan ekspor, dan menyerap tenaga kerja lokal,” ujarnya, Kamis (14/8/2025).
Baca Juga
Rosan: Investasi Hilirisasi Semester I 2025 Capai Rp280,8 Triliun, Naik 54,8%
Faisol menekankan perlunya peningkatan kapasitas produksi di IMIP untuk memenuhi permintaan global sesuai standar internasional. Kawasan ini menjadi etalase industri nasional yang selaras dengan misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi guna meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.
“Kesuksesan IMIP akan mencerminkan kemajuan industri nasional sesuai harapan Presiden Prabowo, yakni berkembang, memberi sumbangan pajak optimal, dan menyejahterakan rakyat,” tambahnya.
Sejalan dengan visi menghadirkan mobil listrik produksi Indonesia, Kemenperin juga mendorong percepatan produksi baterai listrik berbasis nikel yang menjadi pilar penting ekosistem kendaraan listrik nasional.
Baca Juga
Hilirisasi Minerba Diproyeksikan Sumbang Investasi US$ 20 Miliar
“Komponen strategis ini bagian penting membangun ekosistem kendaraan listrik terintegrasi, mulai pengolahan bahan baku, manufaktur baterai, hingga perakitan kendaraan,” tegas Faisol.
Ia menambahkan, Kemenperin bersinergi dengan pengelola kawasan, pemerintah daerah, dan kementerian/lembaga terkait untuk memastikan IMIP berkembang sesuai regulasi dan prinsip keberlanjutan.
“Kami ingin memastikan pengembangan kawasan industri ini tidak hanya memperkuat daya saing nasional, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar serta menjaga kelestarian lingkungan,” pungkasnya.

