PUPR Tuntaskan Proyek Jalan Pansela Senilai Rp1,087 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan tiga ruas jalan baru di Provinsi Jawa Timur sepanjang 90.227 Km. Tiga ruas jalan tersebut merupakan bagian dari proyek jalan Pantai Selatan Jawa (Pansela).
“Saat ini telah diselesaikan pembangunan tiga ruas jalan baru di Provinsi Jawa Timur sepanjang 90.227 Km, sehingga total Jalan Pansela Jawa Timur yang terbangun sepanjang 372,82 Km dari total panjang 628,39 Km,” jelas Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Kamis (9/11/2023).
Jalur yang menelan dana investasi sebesar Rp1,087 triliun ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir pantai Selatan. Jalur ini juga akan memperluas pilihan wisata, dan memperlancar konektivitas antara Pulau Jawa bagian selatan.
Menteri Basuki mengatakan, jalur Pansela Jawa memiliki banyak keunggulan, seperti memiliki pemandangan yang indah, banyak objek wisata, dan dapat mengurangi beban lalu lintas pada jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa.
Baca Juga
Goda Pengembang agar Lebih Banyak Bangun Rumah Bersubsidi, Kementerian PUPR Iming-imingi Bantuan PSU
“Kita terus promosikan jalur Pansela Jawa, supaya orang tertarik lewat selatan. Karena tidak hanya jalannya yang bagus tetapi juga memiliki pemandangan yang indah dan terdapat banyak obyek wisata," ujarnya.
Jalur Pansela Jawa terbentang melintasi lima provinsi di Pulau Jawa, yaitu Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Tiga ruas jalur Pansela di Jatim yang telah selesai dan siap diresmikan meliputi ruas Jarit-Puger di Kabupaten Lumajang sepanjang 54.135 Km. Pembangunan ruas ini dikerjakan pada 2019-2022 dengan biaya senilai Rp257 Miliar, termasuk pembangunan Jembatan Paseban I dan II sepanjang 82,80 Meter.
Kedua, ruas Simpang Balekambang–Kedungsalam di Kabupaten Malang sepanjang 18.062 Km. Biaya pembangunannya senilai Rp227,73 miliar dengan masa pelaksanaan 2019-2022.
Baca Juga
Program PKT Jalan dan Jembatan Kementerian PUPR Serap Lebih dari 70 Ribu Tenaga Kerja
Ketiga ruas Prigi-Klatak-Brumbun sepanjang 18,03 km. Ruas ini dikerjakan selama 2020-2023 dengan biaya sebesar Rp602,545 miliar.
Pembangunan jalur Pansela Jawa ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir pantai selatan maupun pantai utara. Jalur ini juga dapat menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Pulau Jawa yang menawarkan keindahan alam dan budaya.
"Kami berharap dengan adanya jalur Pansela Jawa ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Kami juga berharap dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pulau Jawa bagian selatan," kata Menteri Basuki.
Ia menambahkan, pembangunan jalur Pansela Jawa juga sejalan dengan visi Indonesia Maju 2045 yang ingin menjadikan Indonesia sebagai negara maju secara ekonomi dan sosial. “Kami ingin membuat Indonesia lebih maju dengan membangun infrastruktur yang berkualitas dan ramah lingkungan,” lugas Menteri Basuki. (CR-3)
Baca Juga
Indonesia Menuju Digitalisasi di Bidang Konstruksi, Ini yang Disiapkan Kementerian PUPR

