IHSG Diprediksi Sentuh 8.000 Besok, Ini Daftar Saham yang Layak Dilirk
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Sejumlah analis pasar modal optimistis terhadap peluang indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) capai level 8.000 menjelang HUT RI ke-80 pada 17 Agustus 2025 mendatang. Optimisme ini diperkuat lompatan IHSG, Rabu (13/8/2025), sebanyak 108 poin ke level 7.892,91.
Analis Pasar Modal sekaligus Founder Republik Investor Hendra Wardana mengatakan, pergerakan IHSG sedang dinaungi fase optimistis dipicu oleh ekspektasi kuat pemangkasan suku bunga The Fed pada September, seiring meredanya tekanan inflasi di Amerika Serikat.
“Hal ini tidak hanya mendorong reli di Wall Street, tetapi juga mengalirkan efek positif ke bursa Asia, termasuk Indonesia,”ujarnya saat dihubungi investortrust.id Rabu, (13/8/2025).
Baca Juga
IHSG Optimistis Tembus 8.000 Pekan Ini Ditandai Sejumlah Sentimen Ini
IHSG capai level 8.000, terang dia, juga didorong derasnya aliran dana asing dalam dua hari terakhir, di mana investor asing mencatat net buy berturut-turut sebesar Rp 2,28 triliun pada Selasa dan Rp 1,52 triliun pada Rabu. “Aliran ini menandakan kepercayaan asing terhadap prospek pasar domestik semakin kokoh,” tuturnya.
Faktor eksternal lainnya, menurut dia, yang bisa sebagai katalis tambahan adalah kesepakatan tarif impor antara AS dan Indonesia. “Jika implementasinya mengarah pada penurunan hambatan perdagangan, tentu daya saing produk ekspor Indonesia, terutama sektor manufaktur, komoditas olahan, dan agrikultur akan meningkat,” paparnya.
Efek lanjutan bisa terlihat pada perbaikan neraca perdagangan, stabilisasi rupiah, hingga peningkatan kinerja emiten yang terhubung dengan pasar ekspor. “Kombinasi arus modal asing yang deras, dukungan kebijakan perdagangan, dan momentum teknikal yang positif membuat peluang menembus 8.000 terbuka lebar dalam waktu dekat,” terang dia.
Terkait pergerakan IHSG Kamis, Hendra memproyeksikan, secara teknikal menguji resistance historis di 7.911, jika gagal ditembus dapat memicu aksi ambil untung jangka pendek. “Dalam skenario positif, jika resistance 7.911 berhasil ditembus, IHSG berpotensi melaju menuju harmonic resistance 8.174–8.354 yang bertepatan dengan upper channel jangka panjang, dengan support terdekat di MA5 pada level 7.715,” jelas dia.
Baca Juga
GOTO Pangkas Rugi Bersih 74,41% di Semester I, Pendapatan hingga EBITDA Rekor Tertinggi
Hendra juga membeberkan sejumlah saham emiten berpotensi menarik perhatian investor, yakni saham BBRI dengan target harga di Rp 4.230, kemudian saham ADRO dengan target harga Rp 2.000, lalu saham BRMS dengan target harga Rp 470. Sementara MAPA dengan target harga Rp 745.
“Dukungan kombinasi sentimen global dan domestik terhadap saham-saham unggulan ini akan menjadi salah satu motor penggerak IHSG menuju level psikologis 8.000 pada perayaan Hari Kemerdekaan,” pungkasnya.
Dorongan Konglomerasi
Sementara itu, Analis Investindo Nusantara Sekuritas Pandhu Dewanto memandang laju IHSG hari ini ditopang kenaikan saham big cap, seperti saham DCII dan DSSA. Dorongan juga datang dari saham-saham di luar LQ45, seperti CDIA, TPIA, MLPT, dan CUAN.
“Keberhasilan saham-saham grup Prajogo masuk ke dalam daftar konstituen MSCI mengilhami banyak saham grup konglomerasi lain untuk meraih market cap besar, sehingga suatu saat akan mengikuti jejak langkah mereka,” kata Pandhu saat dihubungi investortrust.id Rabu, (13/8/2025).
Baca Juga
Investor Asing Lanjutkan Net Buy Rp 1,48 Triliun, Ini Daftar Saham yang Diborong
Selain itu, capital inflow yang mengalir deras selama perdagangan saham beberapa hari terakhir ikut mendorong penguatan dengan pilihan teratas saham-saham big caps, terutama sektor perbankan dan telekomunikasi yang selama ini lama terbenam dan masih tertinggal jauh.
Terlebih, lanjut Pandhu, data GDP pada kuartal II-2025 yang kuat, bahkan secara mengejutkan mampu mengalahkan ekspektasi menjadi salah satu faktor. “Hal ini memacu minat investor global yang tampaknya meningkat seiring data ekonomi yang lebih baik,” bebernya.
Pandhu juga memproyeksikan IHSG masih cenderung bergerak menguat, bahkan besok bisa cetak rekor ATH, karena saham-saham bluechip juga masih berada dalam momentum yang bagus. “Kemungkinan IHSG level 8.000 bisa tercapai untuk memperingati 80 tahun Indonesia Merdeka. Beberapa saham yang menarik dicermati menurut Pandhu di antaranya ASII, KLBF, dan CPIN,” ungkap dia.

