IHSG Bisa Memantul dari Area Support, Dua Saham Ini Layak Dilirk
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (16/12/2024), berpotensi memantul dari area support setelah ditutup anjlok dua hari beruntuntun.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan di Jakarta hari ini menyebutkan bahwa secara teknikal indeks berpotensi menguji MA20 level 7.261. Pemodal juga disarankan untuk mewaspadai penurunan lebih dalam, jika indeks turun di bawah support 7.047.
Baca Juga
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju bursa saham global, seperti Wall Street akhir pekan lalu ditutup melemah 0,20% menjadi 43.828. Begitu juga dengan indeks S&P500 turun tipis 0,0026%. Sebaliknya Nasdaq menguat 0,12%.
Meski IHSG melemah, BRI Danareksa Sekuritas menjagokan dua saham HEAL direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.530-1.640 dan SILO dengan target harga Rp 3.290-3.640. Sebaliknya saham ADMR dan PTPP direkomendasikan jual.
IHSG akhir pekan lalu ditutup anjlok sebanyak 69,45 poin (0,94%) menjadi 7.324. Sedangkan IHSG sepekan mencadtatkan penurunan sebanyak 0,79% menjadi 7.324,78 sepekan ini. Pemodal asing catatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 2,70 triliun pekan lalu.
Pelemahan indeks pekan lalu dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor keuangan, teknologi, transportasi, kesehatan, material dasar, industry, infrastruktur. Sebaliknya kenaikan hanya melanda saham sektor energi dan consumer primer.
Baca Juga
Net Sell Saham Sepekan Rp 2,70 Triliun, Lima Saham Ini Teratas Dipimpin BBRI
Sedangkan lima saham penyumbang terbesar terhadap koreksi indeks pekan lalu berasal dari saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan penurunan 10,37%, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan kokresi 3,25%, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) melemah 3,21%, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) anjlok 3,94%, dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) anjlok 3,58%.
BEI juga mencatatkan tiga saham dengan lompatan harga terpesat pekan lalu, yaitu saham PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS) cuan mencapai 96,14% setelah terjadi kenaikan dari Rp 492 menjadi Rp 965, saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) naik 73,33% menjadi Rp 1.040, dan PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) melesat 66,98% menjadi Rp 354.
Grafik IHSG

