Wika Gedung (WEGE) Raih Sertifikasi EPD Internasional untuk Produk Modular Ramah Lingkungan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) resmi memperoleh sertifikasi Environmental Product Declaration (EPD) internasional untuk produk WG Flatpack Modular (Standard), menjadikannya sebagai produk modular prefabrikasi pertama dari Indonesia yang mendapat pengakuan global atas dampak lingkungan sepanjang siklus hidupnya.
EPD merupakan deklarasi lingkungan berbasis standar ISO 14025 dan EN 15804 yang menyajikan informasi objektif tentang dampak lingkungan suatu produk dari tahap bahan baku hingga akhir masa pakai (cradle-to-grave). Sertifikat tersebut telah resmi terdaftar di International EPD System melalui regional hub EPD Southeast Asia dengan nomor registrasi EPD-IES-0023922 dan berlaku hingga 4 Juni 2030.
“Kami ingin menjadi pelopor dalam menciptakan bangunan yang kuat, efisien, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan,” ujar Hadian Pramudita, Direktur Utama WEGE, Jumat (1/8/2025).
Baca Juga
Wika Gedung (WEGE) Catat Kontrak Berjalan Rp 4,12 Triliun hingga Akhir Semester I-2025
WG Flatpack Modular merupakan sistem bangunan prefabrikasi berbentuk flatpack yang dirancang untuk kemudahan transportasi, kecepatan instalasi, dan efisiensi energi. Produk ini memiliki luas 13,52 m², masa pakai hingga 50 tahun, dan telah memenuhi standar teknis nasional termasuk SNI struktural tahan gempa.
Material utama yang digunakan mencakup baja SS400, panel GRC, isolasi mineral wool, serta sistem kelistrikan hingga 4.400 VA per modul. Selain itu, hingga 50% material yang digunakan berasal dari bahan daur ulang, dan emisi karbonnya tercatat hanya 0,296 kg CO₂ eq/hari.
Penyusunan dokumen EPD dilakukan oleh PT Life Cycle Indonesia dan diverifikasi oleh lembaga internasional Marcel Gómez Consultoria Ambiental, memastikan validitas dan kredibilitas sertifikasi tersebut.
Baca Juga
Meta Siapkan Skema Patungan dan Jual Aset Rp 33 Triliun Demi Infrastruktur AI
Menurut Hadian, sertifikasi EPD internasional ini menjadi bukti transformasi WEGE dalam mendukung agenda dekarbonisasi sektor konstruksi dan penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, Governance) di Indonesia.
“Capaian ini membuka peluang produk modular WEGE untuk digunakan dalam proyek internasional yang mensyaratkan efisiensi karbon dan sertifikasi bangunan hijau seperti LEED, BREEAM, dan EDGE,” jelasnya.

