Wika Gedung (WEGE) Gandeng Unpar Kembangkan Kafetaria Berbasis Modular
JAKARTA, investortrust.id – PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) bersama PT Karya Bakti Parahyangan (KBP) menindak lanjuti kerjasama pengembangan kantin (kafetaria) berbasis teknologi modular. Kafetaria ini dibangun di lingkungan kampus Universitas Parahyangan (Unpar), di Bandung, Jawa Barat.
Untuk mewujudkan kolaborasi ini, WEGE bersama perwakilan PT Amertha Sinergi Parahyangan (ASP), yang merupakan anak perushaan KBP telah menandatangani perjanjian kerjasama. Penandatanganan berlangsung di Gedung Yayasan Unpar, Jl Ciumbuleuit No.102, Bandung, Selasa (13/5/2024).
Acara penandatangan perjanjian kerjasama ini dihadiri oleh anggota pengurus Yayasan Unpar, lr. G. Widjonarko Tanuwibowo, Seretaris Universitas Sylvia Yazid Ph.D, Komisaris Utama KBP Mangadar Situmorang, Ph.D., Direktur Utama KBP Ir. Doddi Yudianto, Ph.D., Direktur Keuangan KBP Anggraini Winoto, S.E., MBA, serta Direktur Utama ASP Dr. Maria Widyarini beserta jajaran.
Baca Juga
WIKA Gedung (WEGE) Terapkan Konsep Struktur Modular di ARCH:ID 2024
Sedangkan dari pihak WEGE hadir Direktur Utama WEGE Hadian Pramudita, Direktur Operasi 1 Bagus Tri Setyana, serta Direktur Pemasaran dan QHSE, Dwi Purnomo.
Doddi menjelaskan, bahwa perjanjian kerjasama ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti program pengembangan kafetaria di lingkungan kampus.
“Kami sangat berterima kasih terhadap respons WEGE dalam menindaklanjuti program pengembangan Kafetaria di lingkungan Kampus Unpar. Kami juga berharap lewat kerjasama ini dapat menciptakan peluang baru untuk bisa terus berkolaborasi,” ujar Doddi.
Pembangunan pengembangan kafetaria ini disambut baik oleh semua pihak baik Yayasan Unpar, Universitas, KBP, ASP maupun WEGE. Dalam kerjasama ini, WEGE hadir dalam bentuk Corporate Social Responcibility yang masuk dalam lingkup WEGE Peduli.
Langkah WEGE ini ditempuh demi memberikan edukasi serta informasi tentang teknologi modular. Teknologi ini menjadi pilihan dalam membangun ruang dengan cepat, ramah lingkungan, serta tanpa limbah konstruksi.
Direktur Utama WEGE Hadian Pramudita menambahkan, kerjasama ini masuk dalam program CSR WEGE Peduli. Hal ini sejalan dengan misi WEGE dalam mendorong generasi penerus, terutama mahasiswa Unpar dapat merasakan manfaat ruang demi kehidupan yang lebih baik.
Baca Juga
Wika Gedung (WEGE) Raih Kontrak Baru Rp 3,32 Triliun, Segmen Mana Saja yang Tumbuh?
“Secara tidak langsung kami memberikan pembelajaran bahwa teknologi Modular ini dalam dunia konstruksi adalah ilmu yang belum banyak diketahui dan dipelajari di Indonesia. Kami rasa langkah ini adalah tindak lanjut yang baik dalam mengenalkan metode kerja yang ramah lingkungan,” terang Hadian.
Pada kesempatan yang sama, Unpar memberikan gambaran tentang rencana pengembangan kampus (master plan) Unpar di Cikamuning. Pengurus Yayasan berharap pengembangan Kampus Unpar ini dapat dikolaborasikan dengan WEGE, baik pembangunan gedung baru maupun dormitory.
Pengurus Yayasan Unpar, lr. G. Widjonarko Tanuwibowo mengatakan, kafetaria yang dibangun WEGE diharapkan dapat memberikan nilai positif bagi semua pihak terkait.
“Kami memiliki mimpi yang cukup besar selain pengembangan Kafetaria ini yaitu pengembangan Kampus Unpar di Cikamuning, besar harapannya bahwa WEGE bisa Kembali berkolaborasi untuk mewujudkan mimpi kita,” ungkap Widjonarko.
Baca Juga
Wijaya Karya (WIKA) Bangun Irigasi Perpipaan Warga di Gunung Kidul

