Pengelola Gerai Pizza (PZZA) Berbalik dari Rugi Jadi Laba, Ini Kiatnya
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Emiten pengelola gerai Pizza Hut Indonesia, PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA), sukses membalikkan laba bersih semester I-2025 senilai Rp 16 miliar pada semester I-2025, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya dengan rugi bersih Rp 75 miliar.
Pencapaian tersebut didukung pertumbuhan penjualan bersih sebanyak 12,4% menjadi Rp 1,54 triliun, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. CEO Pizza Hut Indonesia Boy Lukito mengatakan, kinerja positif tersebut merupakan keberhasilan strategi perseroan dalam menarik kembali hati pelanggan melalui penguatan core menu dan pembaruan pengalaman bersantap.
“Lonjakan laba bersih dari kuartal I ke kuartal II menunjukkan bahwa momentum pertumbuhan PZZA semakin solid, dan kami berharap tren positif ini akan berlanjut di paruh kedua 2025,” ujar Boy dalam keterangan resminya, Kamis, (31/7/2025).
Baca Juga
Pengelola Gerai Pizza (PZZA) Ini Akhirnya Berbalik Untung Kuartal I, Ini Jadi Pemicunya
Keberhasilan ini juga didorong oleh inovasi produk, seperti pizza durian Seriously Musangking, pizza dengan keunikan saus tambahan Dip n Crunch dan melanjutkan strategi memperkuat core menu, khususnya sajian berbasis keju yang menjadi favorit pelanggan.
Peluncuran inovasi terbaru Cheese Rizz, pizza dengan tiga lapis keju yang dirancang sesuai selera konsumen Indonesia, mencatat pertumbuhan penjualan lebih dari 17% dibandingkan program Limited Time Offer di periode yang sama tahun lalu.
Di sisi lain, Pizza Hut Indonesia juga memperkuat kedekatan dengan pelanggan dari berbagai segmen. Bagi keluarga dengan anak, Pizza Hut melakukan pendekatan melalui program Pizza Maker Junior, partisipasi dalam konser nasional dan internasional untuk remaja, serta paket tematik seperti Paket Meeting dan Paket Resign bagi profesional muda.
Inovasi promosi juga dilakukan melalui salah satu platform kupon digital yang dihasilkan dari para komunitas penggemar Pizza Hut Indonesia. Selain inovasi menu, Pizza Hut Indonesia juga melanjutkan komitmennya untuk memberikan pengalaman bersantap terbaik untuk pelanggan melalui modernisasi outlet.
Baca Juga
IHSG Ditutup Anjlok 0,87%, Pelemahan Terseret Kejatuhan CDIA hingga Sejumlah Saham Big Bank
Hingga semester I-2025, lebih dari 20 outlet Pizza Hut Restaurant dan PHD telah direnovasi di berbagai kota besar dan kota sekunder, menghadirkan suasana modern yang nyaman dan relevan dengan gaya hidup masa kini. Renovasi yang telah dilakukan sejauh ini menghasilkan peningkatan penjualan hingga 20% tidak hanya di jabodetabek saja, namun di kota-kota sekunder.
Pizza Hut Ristorante Puri Indah menjadi salah satu flagship terbaik di semester ini. Kedepan, Pizza Hut Indonesia akan terus melakukan modernisasi outlet guna meningkatkan pengalaman terbaik pelanggan.
Baca Juga
AI Bisa Tambah Rp 2.600 T ke Ekonomi Nasional, Ini Sektor yang Bisa Dioptimalisasi
Selain itu, selama semester pertama 2025, perseroan telah membuka tiga gerai baru yaitu Pizza Hut Ristorante Gianyar Bali, Pizza Hut Ristorante Pakuwon Mall Bekasi dan Pizza Hut Delivery (PHD) baru di Kings Plaza Bandung.
Transformasi layanan juga terlihat pada lini pesan antar melalui Hot Box Delivery, menggunakan motor listrik dengan boks pemanas untuk menjaga kualitas pizza hingga ke tangan pelanggan. Hingga Juni 2025, layanan ini telah tersedia di 100 Hot Box Delivery di 50 outlet Jabodetabek, memperkuat kontribusi kanal digital yang kini menjadi salah satu penggerak utama penjualan.

