Laba BFI Finance (BFIN) Tumbuh 11,1% Jadi Rp 762,2 Miliar di Semester I 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) mencatatkan kinerja solid di semester pertama 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp 762,2 miliar, tumbuh 11,1% secara year on year (yoy). Pertumbuhan ini, salah satunya ditopang oleh meningkatnya pendapatan total (total income) yang mencapai Rp 3,3 triliun atau naik 6,2% (yoy).
Presiden Direktur BFI Finance Sutadi mengungkapkan, capaian ini menunjukkan kemampuan pihaknya untuk beradaptasi secara cepat dan menjaga ketahanan bisnis di tengah tantangan ekonomi dan daya beli masyarakat yang masih tertahan.
“Ketidakpastian global dan dinamika pasar domestik sedikit banyak menguji daya tahan kami dalam menjaga kestabilan pertumbuhan bisnis. Alhasil, kami pun terus proaktif dan adaptif dalam menghadapi perubahan pasar,” ujarnya, dalam keterangan pers, dikutip Senin (28/7/2025).
Baca Juga
Tumbuh 9,6%, BFI Finance (BFIN) Catat Piutang Pembiayaan Rp 24 Triliun di 2024
Sutadi menyatakan, total aset BFI Finance per 30 Juni 2025 tercatat Rp 25,3 triliun, naik 4,3% (yoy). Di lain sisi, piutang pembiayaan yang dikelola (managed receivables) tumbuh signifikan sebesar 14,2% menjadi Rp 25,6 triliun, didorong oleh penyaluran pembiayaan baru yang meningkat 19,9% (yoy) menjadi Rp 10,9 triliun.
Segmen pembiayaan otomotif mendominasi komposisi portofolio dengan porsi 76%, diikuti oleh pembiayaan alat berat dan mesin sebesar 14,9%, pembiayaan berjaminan properti 5,2%, serta pembiayaan syariah 3,9%.
BFI Finance juga mencatatkan rasio pembiayaan bermasalah (non performing financing/NPF) bruto sebesar 1,63% dan neto 0,30%, jauh di bawah rata-rata industri multifinance yang mencapai 2,57% per Mei 2025. NPF coverage ratio perusahaan berada di level sehat yaitu 2,4 kali dari NPF bruto, sementara gearing ratio dijaga di angka 1,3 kali.
“Sementara itu, return on asset (RoA) dan return on equity (RoE) masing-masing sebesar 7,5% dan 14,5%,” kata Sutadi.
Baca Juga
Optimalisasi Layanan dalam Genggaman, BFI Finance Luncurkan Aplikasi BFI Mobile
Menurutnya, sebagai bentuk komitmen terhadap pemegang saham, di kuartal II 2025, BFI Finance membagikan dividen sebesar Rp 902,5 miliar untuk tahun buku 2024, sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Luar Biasa (RUPSTLB) pada 8 Mei lalu.
Selain itu, dua direktur baru yaitu Tan Rudy Eddywidjaja dan Iwan diangkat untuk memperkuat jajaran manajemen, menunggu persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Konsisten dalam menerapkan good corporate governance, pengelolaan manajemen risiko yang efektif, dan peningkatan layanan baik digital maupun offline terus kami lakukan guna memperkuat posisi perusahaan dalam kondisi ekonomi yang fluktuatif,” ucap Sutadi.

