Naik 6,6%, Metrodata (MTDL) Cetak Laba Segini di Semester I-2025
JAKARTA, investortrust.id – PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) mencatatkan peningkatan laba bersih konsolidasi sebanyak 6,6% menjadi Rp 294,3 miliar pada semester I-2025, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya mencapai Rp 276,1 miliar. Kenaikan tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan sebanyak 11,2% menjadi Rp 11,7 triliun.
“MTDL terus memperkuat posisi sebagaimitra transformasi digital denganmengembangkan portofolio solusi teknologiyang relevan dengan kebutuhan pasar. Adanya segmen berbasis langganan juga berperan penting dalam menjaga pendapatanberulang (recurring income) tetap stabil,” kata Presiden Direktur MTDL Susanto Djaja dalam keterangannya, Jumat, (25/7/2025).
Baca Juga
Bidik Posisi Nomor Satu di Bidang Data dan AI dalam Tiga Tahun, Metrodata (MTDL) Tempuh Aksi Ini
Ia menyebutkan strategi diversifikasi produk dan perluasan segmen bisnis menjadi kunci keberhasilan MTDL dalam menghadapi dinamika pasar. Unit bisnis distribusi berhasil menunjukkan pertumbuhan berkat peningkatan penjualan di segmen komersial dan smartphone.
Segmen komersial mencatat pertumbuhan sebesar 19,1%, sementara penjualan smartphone meningkat sebesar 20,0% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, unit bisnis solusi konsultasi digital juga mencatatkan pertumbuhan yang konsisten.
“Perolehan order dari korporasi terus meningkat, mencerminkan kebutuhan akan solusi digital yang semakin kompleks dan terintegrasi,” tuturnya.
Baca Juga
Konsisten Bertumbuh, Saham Metrodata (MTDL) Simpan Potensi Kenaikan Harga hingga 80%
Selain itu, porsi pendapatan dari model bisnis berbasis langganan(subscription) mencapai 41,1%, sehingga berdampak pada stabilnya pendapatan berulang (recurring income). Adapun pertumbuhan pada unit solusi konsultasi digital ditopang oleh meningkatnya permintaan terhadap layanan-layanan strategis seperti Cloud, Business Application, dan Cyber Security.
“Ketiga lini ini menjadi tulang punggung solusi transformasi digital yang ditawarkan MTDL kepada berbagai sektor industri, mulai dari keuangan, manufaktur, ritel, hingga pemerintahan,” terang dia.
Secara keseluruhan, pendapatan unit bisnis distribusi tumbuh sebesar 7,2% dengan laba bersih meningkat 3,3%, sementara unit solusi konsultasi digital mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 21,0% dan laba bersih naik 9,5% dibandingkan paruh pertama tahun sebelumnya. Konsistensi pertumbuhan di kedua lini bisnis ini menunjukkan efektivitas strategi MTDL dalam menjaga keseimbangan portofolio bisnis dan ketangguhan model usaha.
Sebagai bagian dari penguatan infrastruktur operasional, MTDL juga telah merampungkan perluasan gudang tahap II seluas 18.000 m2. Langkah ini memperkuat kapasitas logistik MTDL, khususnya dalam mendukung distribusi produk ke lebih dari 330 kota di Indonesia secara lebih efisien dan cepat.

