Bidik Posisi Nomor Satu di Bidang Data dan AI dalam Tiga Tahun, Metrodata (MTDL) Tempuh Aksi Ini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL), emiten teknologi informasi dan komunikasi, menargetkan menjadi pemain nomor satu di sektor data dan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia dalam tiga tahun mendatang. Langkah ini sejalan dengan tren digitalisasi nasional dan meningkatnya permintaan akan solusi berbasis data dari berbagai sektor industri.
Presiden Direktur MTDL Susanto Djaja menyatakan, saat ini, Metrodata sudah masuk dalam tiga besar pemain industri data dan IT di Indonesia. Namun, perusahaan ingin memperkuat dan memperluas dominasinya. “Kami menargetkan dalam tiga tahun ke depan, divisi data dan AI Metrodata menjadi yang terbesar di Indonesia,” ujar Susanto dalam keterangan resmi, Selasa (1/7/2025).
Baca Juga
Metrodata (MTDL) Bagikan Dividen Rp 294,6 Miliar hingga Bidik Pertumbuhan Ini di 2025
Susanto menambahkan, berkembangnya teknologi cloud mengubah model pendapatan perusahaan. Jika dulu proyek IT didominasi pengadaan perangkat keras bernilai besar namun sekali bayar, kini bergeser ke sistem berlangganan atau recurring income, yang memberikan pendapatan berkelanjutan.
MTDL juga memiliki keunggulan sebagai penyedia multi-platform dari berbagai brand, berbeda dengan banyak pesaing yang hanya menawarkan satu solusi. Hal ini memungkinkan Metrodata menjadi pusat layanan terintegrasi (one-stop IT solutions) bagi pelanggan.
Dalam bidang AI, Metrodata (MTDL) telah mengembangkan lebih dari 100 use case dengan dukungan 100 konsultan, dan mencatat pertumbuhan 20–30% setiap tahunnya. Implementasi meliputi machine learning, deep learning, generative AI, termasuk untuk demand forecasting di sektor FMCG dan fashion, serta efisiensi operasional di sektor telekomunikasi.
Baca Juga
IHSG akan kembali Mencoba Level 7.000 Hari Ini, Saham TPIA dan MIKA Jadi Pilihan Teratas
Keseriusan Metrodata juga terlihat dari pembentukan PT FPT Metrodata Indonesia (FMI), hasil patungan dengan FPT Information System asal Vietnam. Perusahaan ini fokus pada keamanan siber dan ke depan akan memperluas layanan ke solusi AI dan software development.
Tak hanya itu, anak usaha Metrodata, PT Mitra Integrasi Informatika (MII) juga meluncurkan Center of Excellence (CoE) bersama Confluent. CoE ini menjadi pusat eksperimen dan pelatihan teknologi data streaming real-time berbasis Apache Kafka, yang mendukung transformasi digital berbagai sektor di Indonesia.
“Fokus kami adalah membangun solusi bernilai tambah tinggi. Visi kami sebagai pemimpin data dan AI nasional sangat realistis dengan langkah-langkah konkret yang telah dilakukan,” ujar Susanto.

