Metrodata (MTDL) Optimistis Cetak Laba Rp 700 Miliar di 2024, Sejumlah Faktor Ini Penopangnya
JAKARTA, investortrust.id - PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) optimistis terhadp kenaikan laba bersih menjadi Rp 700 miliar tahun ini. Angka tersebut meningkat dari raihan periode sama tahun lalu Rp 650,8 miliar.
“Pertumbuhan laba tersebut sejalan dengan target kenaikan pendapatan tahun ini sebesar 8-10%. Sedangkan semester I, pertumbuhan pendapatan telah mencapai 12%,” ujar Presiden Direktur Metrodata Electronics Susanto Djaja usai acara penandatangangan joint venture antara Metrodata dan FPT IS Company Limited (FPT) di Jakarta, Senin (24/9/2024).
Pertumbuhan kinerja keuangan tersebut, terang dia, ditopang sejumlah sentiment positif, seperti penurunan suku bunga dan aksi wait and see korporasi telah berakhir setelah terbentuknya pemerintahan baru. Kondisi ini diharapkan mendongkrak kinerja seluruh bisnis perseroan tahun ini.
Baca Juga
Garap Bisnis Keamanan Siber, Metrodata (MTDL) dan FPT Dirikan Usaha Patungan Rp 56 Miliar
Hingga semester I-2024, penjualan segmen solusi dan konsultasi masih melemah menjadi Rp 2,8 triliun dipicu aksi pelaku bisnis yang menunda investasi dan memilih wait and see hingga pergantian pemerintahan dan kondisi global yang lebih stabil. “Kami berharap kondisi tersebut akan berubah pada semester II 2024 atau setealah pemerintah baru terbentuk,” terangnya.
Dia mengatakan, penurunan suku bunga acuan The Fed tersebut akan menggerakkan ekonomi Indonesia. Terlebih lagi, dengan rupiah yang menunjukkan stabilitas diharapkan menggerakkan korporasi yang ada di Indonesia.
Hingga semester I-2024, MTDL berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 276,05 miliar atau naik tipis dari periode yang sama tahun 2023 senilai Rp 272,21 miliar. Sejalan dengan hal tersebut, pendapatan bersih bertumbuh 12% menjadi Rp 10,49 triliun dari Rp 9,34 triliun pada periode yang sama tahun 2023.
Baca Juga
Pertumbuhan berasal dari kenaikan pendapatan unit bisnis distribusi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), termasuk smartphone, sebanyak 16,4%. Segmen ini tetap menjadi penyumbang terbesar setara dengan Rp 8,1 triliun terhadap total pendapatan pada Semester I-2024, dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp 6,9 triliun. Pertumbuhan ini didorong segmen smartphone di unit distribusi yang naik sebesar 169,2% yoy.
Selain itu, MTDL menunjukkan diversifikasi bisnis ke 8 Pilar Solusi Digital Metrodata mulai menunjukkan pertumbuhan megnesankan dengan sumbangan 63% terhadap total order booking di bisnis solusi & konsultasi. Dalam hal ini, Cloud, Business Application, dan Digital Business Platform menjadi kontributor pendapatan utama.
Grafik Saham MTDL

