IHSG Ditutup Cetak Rekor di 2025, Saham DCII, CDIA, hingga PANI Jadi Pendorong
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/7/2025), ditutup melesat ke level tertinggi baru tahun 2025. Kenaikan mencapai 86,27 poin (1,18%) menjadi 7.398 dengan nilai transaksi melesat menjadi Rp 15,30 triliun. Sedangkan rentang pererakan 7.306-7.408 terdorong penguatan seluruh sektor saham.
Penopang utama penguatan indeks datang dari kenaikan saham sektor teknologi sebanyak 6,75%, sektor infrastruktur 4,60%, sektor material dasar 2,79%, sektor industry 1,66%, sektor property 1,45%, sektor transportasi 1,38%, dan sektor konsumer primer 0,59%. Satu-satunya sektor saham dengan penurunan adalah keuangan 0,12%.
Baca Juga
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham berikut cetak lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) naik 34,57% menjadi Rp 109, saham PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) naik 24,78% menjadi Rp 705, dan PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) naik 24,75% menjadi Rp 252.
ARA juga melanda saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) naik 24,62% menjadi Rp 1.215, PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) naik 24,58% menjadi Rp 735, PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) sebanyak 24,56% menjadi Rp 710, dan PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) melesat 24,54% menjadi Rp 1.015.
Sedangkan saham penyumbang utama lompatan IHSG awal pekan ini adalah CDIA dengan kenaikan hingga ARA hingga membuat kapitalisasi pasar (market cap) emiten Prajogo Pangestu ini melesat dari Rp 23,71 triliun menjadi Rp 151,66 triliun.
Lompatan saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII), emiten yang dikendalikan Toto Sugiri ini, berhasil melesat 17,94% menjadi Rp 288.950, sehingga market cap menjadi Rp 688,56 triliun atau menyalip PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan market cap Rp 634,16 triliun. Kenaikan juga didukung saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) sebanyak 10,42% menjadi Rp 15.625.
Baca Juga
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam, yaitu CSMI anjlok 14,87% menjadi Rp, MERI anjlok 14,69% menjadi Rp 482, BLOG turun 14,58% menjadi Rp 615, PSAT melemah 11,69% mmenjadi Rp 2.190, dan FITT anjlok 10% menjadi Rp 216.
Pekan lalu, IHSG mencatatkan penguatan beruntun dalam sepekan mencapai 3,75% menjadi 7.311, bahkan sempat menyentuh tertinggi baru tahun ini level 7.401. Penguatan indeks juga mencetak rekor dengan kenaikan setiap hari secara beruntun dalam dua pekan terakhir.
Penguatan indeks juga didukung dengan peningkatan rata-rata transaksi harian dalam sepekan atau 14-18 Juli 2025 sekitar 49,98% dari Rp 16,62 triliun menjadi Rp 11,08 triliun. Kemudian peningkatan juga terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian sepekan, yaitu sebesar 47,22%, menjadi 1,69 juta kali transaksi dari 1,14 juta kali transaksi pada pekan lalu.

