Melesat ke Level Tertinggi sejak 2009, Simak Kembali Target Harga Saham Darma Henwa (DEWA) Ini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) kembali torehkan penguatan sebanyak 15,51% menjadi Rp 216 pada penutupan sesi I, Senin (21/7/2025). Dengan demikian, kenaikan harga sahamnya telah mencapai 23,43% dalam sepekan terakhir ke level tertinggi terhitung sejak tahun 2009. Lalu, bagaimana target harga sahamnya?
Meski telah mencatatkan kenaikan harga pesat dalam lima hari terakhir, ternyata target harga saham DEWA masih tinggi berdasarkan riset dua sekuritas ini. Sucor Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham DEWA dengan target harga Rp 350. Penopang utama target harga ini adalah keberhasilan DEWA bertransformasi dari model subkontraktor menjadi kontraktor tambang terintegrasi, serta potensi margin operasi yang meningkat menjadi 20% di 2027.
Baca Juga
IHSG Diprediksi Sentuh 7.400 Sepekan, Tiga Saham Ini Layak Direkomendasikan Beli
Analis Sucor Sekuritas Yoga Ahmad Gifari mengatakan, manajemen DEWA menunjukkan komitmennya terhadap pertumbuhan berkelanjutan dengan mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 942 miliar untuk pembelian alat berat XCMG guna meningkatkan kapasitas in-house menjadi 90 juta bcm hingga akhir 2025. Sebagian alat telah tiba di site Lubuk Tutung dan siap beroperasi penuh di kuartal IV tahun ini.
Selain pertumbuhan organik ekspansi alat berat, dia mengatakan, DEWA dinilai berpeluang memperoleh kontrak baru dari Ithaca Resources. Jika terealisasi, kontrak baru ini berpotensi menambah volume pekerjaan hingga 50–100 juta bcm. Kontrak ini bisa meningkatkan pendapatan dan laba bersih masing-masing sebesar 30% dan 47%.
Baca Juga
Dorong Ekonomi Semester II-2025, Pemerintah Perlu Genjot Belanja Fiskal
Target harga tinggi terhadap saham DEWA juga datang dari BRI Danareksa Sekuritas. Saham ini direkomendasikan beli dengan target harga Rp 300. Target tersebut menggambarkan keberhasilan DEWA dalam bertransformasi secara besar-besaran terkait operasionalnya sejak 2024 yang diharapkan mendorong lonjakan kinerja keuangan selama 2025–2027. Laba bersih DEWA diproyeksikan tumbuh pesat dengan rata-rata tahunan (CAGR) 54% periode 2025-2027.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Timothy Wijaya dan Erindra Krisnawan mengatakan, DEWA sudah bertransformasi secara besar-besaran terkait operasionalnya sejak 2024 yang diharapkan mendorong lonjakan kinerja keuangan selama 2025–2027. “Dengan strategi insourcing dan efisiensi biaya, laba bersih DEWA diproyeksikan tumbuh pesat dengan rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) 54% periode 2025-2027,” tulis riset yang diterbitkan di Jakarta, hari ini.

