Euforia Pemangkasan BI Rate Angkat IHSG, Ini Saham Pilihan Analis
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesi (BEI), Kamis (17/7/2025), ditutup lanjutkan penguatan signifikan sebanyak 1,32% menjadi 7.287 pada Kamis, (17/7/2025). Penguatan diprediksi berlanjut dalam jangka pendek hingga menengah dengan saham pilihan JPFA, BRMS, MBMA, dan SCMA.
Analis Pasar Modal sekaligus Founder Stocknow.id Hendra Wardana mengatakan, penguatan tersebut terdorong euforia pelaku pasar terhadap pemangkasan BI Rate kemarin, karena menjadi sinyal BI mulai mengambil sikap lebih akomodatif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah tekanan global.
Baca Juga
Saham DCII Tembus ARA Dua Hari, Kekayaan Otto Toto Sugiri dan Tiga Pemegang Saham Ini Meroket
"Meskipun nilai tukar rupiah melemah tipis, pelaku pasar fokus pada prospek peningkatan konsumsi dan investasi domestik setelah pelonggaran moneter tersebut," kata Hendra saat dihubungi investortrust.id Kamis, (17/7/2025).
Dari sisi eksternal, Hendra memandang, kenaikan indeks juga terdorong penguatan pasar saham di Asia dan Eropa, seiring peningkatan optimisme terhadap kinerja korporasi global bersamaan dengan meredanya kekhawatiran geopolitik serta suku bunga AS.
"Katalis positif ini mendorong aksi beli investor terhadap saham-saham berfundamental kuat, termasuk emiten-emiten domestik yang sensitif terhadap bunga rendah," terang dia.
Saham Pilihan
Di tengah sejumlah sentimen ini, Hendra merekomendasikan, sejumlah saham yang layak dilirik, yaitu saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) beli dengan target harga Rp 1.850, didorong oleh stabilnya harga pakan dan meningkatnya permintaan daging ayam di paruh kedua tahun ini.
Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) juga layak dicermati dengan target Rp 505, seiring dengan potensi kenaikan produksi emas dan prospek eksplorasi yang positif. Emiten berbasis hilirisasi nikel, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), direkomendasikan beli dengan target Rp 615 di tengah prospek jangka panjang sektor kendaraan listrik.
Baca Juga
Pengendali Lepas 10,96% Saham Sumber Sinerg (IOTF), GAIA Resmi Masuk?
Adapun saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) dinilai Hendra menarik untuk dikoleksi dengan target Rp 190, mengingat potensi rebound belanja iklan pada semester II serta strategi digitalisasi yang mulai membuahkan hasil.
"Dalam konteks ini, saham-saham seperti JPFA, BRMS, MBMA, dan SCMA menawarkan keseimbangan antara potensi pertumbuhan dan valuasi yang menarik. Kombinasi sentimen positif dari kebijakan domestik, arus dana yang mulai membaik, serta prospek sektor-sektor strategis menjadi bahan bakar utama penguatan IHSG dalam jangka pendek hingga menengah," terangnya.

