Spekulasi IPO Saham Tambang Emas CUAN Mencuat, Manajemen Ungkap Fakta Ini
JAKARTA, investortrust.id - Anak usaha PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang bergerak di segmen tambang emas, PT Intam, dikabarkan akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui skema penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) saham. Kabar ini mencuat di kalangan pasar baru-baru ini.
Corporate Communication Group Barito Pacific Angelin Sumendap menegaskan, belum ada rencana ke arah tersebut. Hingga kini, dipastikan belum ada ada pembahasan resmi terkait IPO saham PT Intam.
Baca Juga
Saham CUAN Terkoreksi Usai Stock Split, Sekuritas Ini Ungkap Prospek dalam Jangka Panjang
“Sampai saat ini, PT Intam yang merupakan anak usaha CUAN dan masih belum ada rencana untuk IPO,” kata Angelin saat dikonfirmasi investortrust.id, Kamis, (17/7/2025).
Sebelumnya sempat muncul spekulasi di pasar terkait IPO saham selanjutnya dari perusahaan Prajogo Pangestu, yaitu anak usaha CUAN. Terbaru, grup ini telah menuntaskan listing perdana saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) sukses mencuri perhatian investor setelah resmi tercatat di BEI pada 9 Juli 2025 lalu.
Baca Juga
Sahamnya Disuspensi, Manajemen Chandra Daya (CDIA) Bilang Begini
Saham CDIA langsung melejit atau mencetak kenaikan hingga 310,52% dari harga penawaran awal Rp 190 menjadi Rp 780 per saham. Alhasil, kapitalisasi pasar CDIA melonjak dari Rp 23,71 triliun menjadi Rp 97,36 triliun hanya dalam waktu singkat.
Kinerja luar biasa itu memicu BEI untuk menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham CDIA pada hari ini, Kamis, (17/7/2025). Suspensi diberlakukan menyusul lonjakan harga signifikan, termasuk penguatan berturut-turut hingga mencapai batas auto reject atas (ARA) selama enam hari perdagangan.

