Saham CUAN Terkoreksi Usai Stock Split, Sekuritas Ini Ungkap Prospek dalam Jangka Panjang
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Harga saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), emiten batu bara terafiliasi dengan konglomerat Prajogo Pangestu, justru melemah usai melaksanakan aksi stock split dengan rasio 1:10 pada perdagangan, Selasa (15/7/2025). Berdasarkan data intraday sesi II, saham CUAN terkoreksi 3,25% atau 55 poin ke level Rp 1.635 per saham.
Meski terjadi penurunan harga pasca stock split, Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai bahwa prospek jangka panjang saham CUAN masih menarik, terutama berkat fokus perusahaan pada sektor energi terbarukan.
Baca Juga
Stock Split Petrindo Jaya (CUAN) Diperdagangan Hari Ini, Bakal Lanjut Naik?
"Valuasi saham-saham grup Prajogo saat ini memang relatif tinggi. Namun, CUAN tetap menjadi saham dengan potensi pertumbuhan jangka panjang pengembangan energi terbarukan," ujar Rully Arya Wisnubroto, Chief Economist & Head of Research Mirae Asset Sekuritas Indonesia, saat acara Media Day 2025 di kawasan Sudirman, Jakarta.
Selain faktor tersebut, Rully menambahkan, CUAN tergolong sebagai growth stock, meski fundamental belum sepenuhnya kuat. Namun, potensi CUAN untuk masuk dalam indeks global MSCI bisa menjadi katalis menarik minat investor institusi, termasuk manajer dana global.
Baca Juga
BREN hingga CUAN Berpeluang Masuk Indeks MSCI, Dana Asing Siap Mengalir
“Jika suspensi dari MSCI dicabut dan CUAN masuk ke dalam indeks tersebut, hal ini berpotensi meningkatkan likuiditas dan aktivitas perdagangan sahamnya secara signifikan,” jelasnya.
Namun demikian, investor tetap diingatkan untuk mencermati faktor volatilitas harga saham CUAN yang masih tinggi. Rully menyarankan pendekatan yang hati-hati dalam menyikapi pergerakan harga jangka pendek, terutama pasca aksi korporasi besar, seperti stock split.

