Top Gainer Saham Sepekan, LABA hingga PTRO Cuan Jumbo
JAKARTA, investortrust.id – Lima saham ini berhasil catatkan kenaikan harga lebih dari 32% dalam sepekan ini, bahkan saham PT Green Power Group Tbk (LABA) berhasil cetak penguatan harga hingga 52,99% dan menjadikan saham tersebut sebagai top gainer. Sedangkan kenaikan tertinggi saham dari emiten yang listing pekan ini berjumlah enam.
Berdasarkan data BEI, saham LABA melesat 52,99% dari Rp 234 menjadi Rp 358. Penguatan harga saham ini telah berlangsung lebih dalam dua pekan terakhir hingga memicu suspense saham LABA yang kedua kalinya pada perdagangan saham akhir pekan ini.
Baca Juga
Pesimisme Mendominasi Paruh Pertama, Simak Optimisme Pasar Obligasi dan Saham di Semester II 2025
Kenaikan selanjutnya dibukan saham PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) dengan penguatan 34,88% dari Rp 860 menjadi Rp 1.160, saham PT Adi Kartiko Pratama Tbk (NICE) menguat 32,97% dari Rp 370 menjadi Rp 492, PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) naik 32,94% dari Rp 850 menjadi Rp 1.130, dan PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) naik 32,58% dari Rp 89 menjadi Rp 118.
Penguatan selanjutnya dicatatkan saham ARTA dengan kenaikan 26,68% menjadi Rp 2.350, ASPI menguat 25% menjadi Rp 260, AIMS naik 24,84% menjadi Rp 392, TBMS menguat 22,89% menjadi Rp 1.020, dan saham emiten Prajogo Pangestu PTRO menguat 22,69% menjadi Rp 3.190.
Sedangkan 6 dari delapan saham yang listing pekan ini berhasil torehkan lompatan harga mengagumkan. Delapan saham yang listing pekan ini terdiri atas saham PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT) dan PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) yang listing pada 8 Juli. Saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) dan PT Koin Semesta Tbk (COIN) listing pada 8 Juli. Terakhir, PT Diastika Biotekindo Tbk (CHEK), PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG), PT Merry Riana Edukasi Tbk (MERI), dan PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) listing 10 Juli.
Baca Juga
Saham di Asia Tetap Menarik, Manulife Rekomendasi Sektor Perusahaan Ini
Berdasarkan data penguatan tertinggi dicatatkan saham COIN melambung sebanyak 144% dari harga perdana Rp 100 menjadi Rp 244 atau cetak ARA tiga hari beruntun. Saham PSAT melesat 143% dari harga perdana Rp 900 menjadi Rp 2.190 atau cetak ARA empat hari beruntun. Saham CDIA melesat sebanyak 110,53% dari Rp 190 menjadi Rp 400 atau cetak ARA tiga hari beruntun.
Penguatan selanjutnya dicatatkan saham MERI dengan kenaikan harga 81,25% dari Rp 128 menjadi Rp 232, saham BLOG melambung sebanyak 56% dari Rp 250 menjadi Rp 390, dan CHEK naik 54,69% dari Rp 128 menjadi Rp 198. Sebaliknya saham paling buntung adalah PMUI dengan penurunan 27,22% dari Rp 180 menjadi Rp 131 atau terjadi koreksi hingga auto reject bawah (ARB) dua hari beruntun dan ASPR turun 8,87% dari Rp 124 menjadi Rp 113.
Lompatan enam dari delapan saham pendatang baru tersebut juga berimbas terhadap penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam sepekan ini berhasil torehkan penguatan pesat mencapai 182,24 poin (2,65%) menjadi 7.047,43. Meski IHSG mencatatkan lompatan hingga berada di atas level 7.000, pemodal asing terpantau masih melanjutkan aksi penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,87 triliun. Nilai net sell tersebut menunjukkan penurunan dibandingkan pekan lalu sebanyak Rp 2,77 triliun.

