IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan, PTRO dan Dua Saham Ini Direkomendasikan Beli
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (11/7/2025), diproyeksikan bergerak lanjutkan penguatan setelah kemarin berhasil menembus level resistance psikologis 7.000. Sedangkan saham PTRO, BRIS, dan TLKM direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal penguatan indeks kemarin hingga berhasil tembus resistance psikologis 7.000 didorong teknikal rebound oleh saham-saham bank besar. Saat ini, pergerakan indeks diperkirakan dalam rentang 7.000-7.050.
Baca Juga
Wall Street Melonjak di Tengah Badai Tarif Trump, S&P 500 dan Nasdaq Tembus Rekor
Laju indeks juga akan dipengaruhi berlanjutnya kenaikan bursa saham Wall Street setelah Dow Jones menguat 0,43%. Penguatan juga melanda indeks S&P500 sebanyak 0,27% dan Nasdaq menguat 0,094%. Penguatan juga melanda mayoritas saham di bursa Eropa.
Di tengah peluang berlanjutnya kenaikan indeks pada perdagangan hari terakhir pekan ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham PTRO dengan target harga Rp 3.260-3.380, BRIS dengan target harga Rp 2.750-2.870, dan TLKM dengan target harga Rp 2.780-2.880. Sebaliknya saham AMRT direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 61,45 poin (0,88%) menjadi 7.005 dengan investor asing masih melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 394,18 miliar, terbanyak BBCA Rp 174,38 miliar, BMRI Rp 120,01 miliar, dan CUAN Rp 65,01 miliar.
Penguatan indeks kemarin ditopang kenaikan harga saham big bank, seperti BBRI menguat 5,16% menjadi Rp 3.870, BMRI naik 2,34% menjadi Rp 4.820, BBNI naik 2,75% menjadi Rp 4.110, BBCA naik 1,18% menjadi Rp 8.600. Kenaikan indeks juga didorong saham BREN dengan penguatan 2,09% menjadi Rp 6.100.
Baca Juga
Euforia IPO Saham dan Sektor Keuangan Dorong IHSG ke Level Psikologis, Bagaimana Selanjutnya?
Sektor utama penopang kenaikan indeks datang dari penguatan saham sektor keuangann 1,86%, sektor energi sebanyak 1,64%, saham infrastruktur 1,84%, saham sektor material dasar naik 0,45%, sektor property 0,31%, sektor industry 0,27%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer primer 0,76% dan sektor kesehatan 0,02%.
Di tengah kenaikan IHSG ini, sebanyak delapan saham cetak penguatan hingga auto reject atas (ARA) yang didominasi saham pendaptan baru. Saham PT Diastika Biotekindo Tbk (CHEK) naik 34,38% menjadi Rp 172, PT Merry Riana Edukasi Tbk (MERI) naik 34,38% menjadi Rp 172, PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) naik 34,81% menjadi Rp 182, dan PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) naik 34,48% menjadi Rp 117.
ARA juga melanda saham PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG) naik 24,80% menjadi Rp 312, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) menguat 25% menjadi Rp 320, dan PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT) naik 24,91% menjadi Rp 1.755. ARA juga dicatatkan saham PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) dengan kenaikan 24,83% menjadi Rp 372. Sebaliknya penurunan dalam melanda saham PMUI sebanyak 15% menjadi Rp 153, ASPR sebanyak 15% menjadi Rp 119, MFIN turun 14,82% menjadi Rp 1.665, NICE turun 12,17% menjadi Rp 505, dan INPS melemah 11,03% menjadi Rp 129.

