Net Sell Saham Berlanjut Rp 367,14 Miliar, Saham Bank Ini Kembali Dilepas
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing kembali melancarkan penjualan bersih (net sell) saham bernilai Rp 367,14 miliar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (9/7/2025), ditutup menguat sebanyak 39,53 poin (0,57%) menjadi 6.943.
Net sell terbanyak kembali melanda saham perbankan, seperti saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 228,06 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 194,88 miliar, PT Sido Muncul Tbk (SIDO) Rp 44,48 miliar, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 34,37 miliar, PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE) Rp 26,60 miliar.
Baca Juga
Dolar AS Balik Menguat, Jisdor Catat Rupiah Melemah ke Rp 16.254
Sebaliknya lima saham dengan pembelian bersih (net buy) terbanyak, yaitu saham PT Astra International Tbk (ASII) Rp 117,08 miliar, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) Rp 85,10 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 41,70 miliar, PT Aneka Tambang TbK (ANTM) Rp 40,50 miliar, dan PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) Rp 28,48.
Kenaikan indeks hari ini didukung penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor material dasar 1,41%, sektor konsumer non primer 1,13%, sektor infrastruktur 1,01%, sektor property 2,02%, sektor kesehatan 1,26%, dan sektor keuangan 0,40%. Satu-satunya sektor saham dengan penurunan adalah teknologi mencapai 0,29%.
Di tengah berlanjutnya penguatan indeks, tiga saham pendapatan baru ini berhasil catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) naik 35% menjadi Rp 135, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) naik 34,74% menjadi Rp 256, dan PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT) yang listing kemarin kembali ARA 24,89% menjadi Rp 1.405.
Baca Juga
Begini Pandangan Putra Prajogo Terkait Kesuksesasn Listing Perdana Chandra Daya (CDIA)
ARA juga melanda saham PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) sebanyak 33,85% menjadi Rp 87 dan PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE) sebanyak 24,46% % menjadi Rp 575. Sebaliknya lima saham dengan penurunan paling dalam, yaitu saham MFIN melemah 15% menjadi Rp 1.955, SHID turun 14,64% menjadi Rp 1.020, ASPR melemah 14,63% menjadi Rp 140, PANS melemah 10,03% menjadi Rp 1.480, dan UDNG melemah 10% menjadi Rp 1.080.
Kemarin, IHSG ditutup menguat tipis 3,46 poin (0,050%). Kenaikan tipis dipicu atas pelemahan sebanyak 308 saham, 209 saham tak mengalami perubahan harga, dan sebanyak 276 saham. Saham pendorong utama datang dari emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN, TPIA, dan CUAN.
Pemodal asing masih melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham bernilai Rp 980,59 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBCA Rp 906,9 miliar, BMRI Rp 152,2 miliar, dan ICBP Rp 60 miliar. Sebaliknya tiga saham dengan pembelian bersih (net buy) oleh pemodal asing, yaitu saham CUAN Rp 74,8 miliar, PANI mencapai Rp 42,7 miliar, dan DSSA senilai Rp 42,1 miliar.

