Net Sell Berlanjut Rp 165,50 Miliar, Saham Bank Papan Atas Ini Dilepas Asing
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 165,50 miliar, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (1/4/2026), ditutup melesat sebanyak 136,22 poin (1,93%) menjadi 7.184,44.
Net sell terbanyak melanda bank papan atas ini, yaitu saham BMRI senilai Rp 374,03 miliar, BBRI mencapai Rp 318,21 miliar, BBNI Rp 135,12 miliar, ANTM mencapai Rp 65,01 miliar, dan ITMG sebanyak Rp 59,66 miliar.
Baca Juga
Bertemu Prabowo, Lee Jae Myung Tegaskan Era Baru Kemitraan Indonesia-Korea Selatan
Sebaliknya lima saham dengan torehan pembelian bersih (net buy) melanda saham DEWA senilai Rp 106,23 miliar, TLKM Rp 93,84 miliar, BUMI mencapai Rp 79,87 miliar, UNTR capai Rp 52,62 miliar, dan ASII senilai Rp 51,98 miliar.
Terkait penguatan indeks hari ini ditopang lompatan hampir seluruh sektor saham, seperti sektor industry melesat 6,11%, consumer primer 5,22%, material dasar 3,55%, sektor infrastruktur 3,01%, dan energi 2,11%. Adapun satu-satunya saham yang melemah 0,20%.
Kenaikan juga didukung lompatan harga sejumlah saham big cap, seperti BREN, MORA, CBDK, EMAS, PANI, HRTA. Kenaikan juga didukung AMMN, ANTM, MDKA, hingga DSSA.
Baca Juga
BTN (BBTN) dan BSN Kuasai 72% Pangsa Pasar KPR Subsidi Nasional
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat, yaitu saham CHEM dengan kenaikan sebanyak 27,93% menjadi Rp 142, ALKA naik 25% menjadi Rp 725, KOCI melesat 24,76% menjadi Rp 131, BULL menguat 24,70% menjadi Rp 414, dan YPAS menguat 24,86% menjadi Rp 1.155.
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 43,45 poin (0,61%) menjadi 7.048 dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,28 triliun. Penurunan ini dipicu atas pelemaham dalam saham sektor energi sebanyak 2,75%. Sektor industry 1,20%, sektor teknologi 1,31%, sektor consumer primer 0,45%, dan sektor keuangan 0,53%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor property dan kesehatan.

