Jelang Jadi Pengendali, Rich Step mulai Beli 7,99% Saham Bangun Karya (KRYA)
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Konsorsium Rich Step International Ltd membeli sebanyak 133,57 juta (7,99%) saham PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA). Pembelian tersebut bagian dari rencana Rich Step International Ltd mengakuisisi sebanyak 70% saham dan menjadi pengendali baru KRYA.
Manajemen KRYA dalam pengumuman sebelumnya menyebutkan bahwa Konsorsium Rich Step International Ltd mengumumkan tengah melakukan negosiasi pengambilalihan sebanyak 70% saham KRYA. Konsorsium tersbeut ini beranggotakan PT EV MOTO Teknologi Indonesia, PT Green Power Group Tbk (LABA), PT Huashang Investment Group, dan PT Cahaya Intan Niaga.
Baca Juga
IHSG Ditutup Melemah 0,67%, Empat Saham Dipimpin KRYA Cetak ARA
“Pembelian tahap pertama dari pengambilalihan yang dilakukan calon pembeli merupakan kelompok terorganisasi seabgaiman telah diurakan dalam pengumuman sebelumnya. Calon pembelin tersebut telah memiliki 97,73 juta saham KRYA atau setara dengan 7,99%,” tulis pengumuman manajemen KRYA dalam penjelasan resminya di BEI, kemarin.
Rich Step International Ltd telah membeli sebanyak 133,07 juta saham direalisasikan dengan harga Rp 29 pada 3 Juli 2025. Harga akuisisi tersebut jauh di bawah harga penutupan saham KRYA level Rp 278 per saham. Sedangkan pemegang saham yang melepaskan adalah Brigitta Notoatmodjo yang berakibat terhadap penurunan total saham KRYA yang dikuasainya dari 13,87% menjadi 5,78%.
Pengumuman sebelumnya menyebutkan bahwa Rich Step Internasional Ltd akan mengakuisisi seluruh saham KRYA yang dikuasai PT Bangun Karya Artha Lestari, Hok Gwan (Dharmo Budiono), Brigitta Notoatmodjo, dan Pramana Budihardjo. Transaksi ini menyebabkan terjadinya perubahan pengendalian KRYA.
Baca Juga
IHSG Sepekan: Penurunan Berlanjut hingga Net Sell Rp 2,77 Triliun Ditekan Sejumlah Saham Ini
Rich Step International Ltd selaku calon pembeli berminat mengakuisisi sejumlah 1,16 miliar atau 70% saham KRYA dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Calon Pembeli telah membuat dan menandatangani suatu dokumen Letter of Intent (LoI) yang ditujukan kepada calon penjual.
Seiring dengan rencana akuisisi yang berdampak terhadap perubahan pengendali, saham KRYA melesat sebanyak 125% menjadi Rp 278 sepanjang pekan ini. Bahkan, kenaikan saham KRYA tercatat paling tinggi di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang pekan ini.

