IHSG Melemah 0,49% di Tengah Tekanan Sektor Energi & Keuangan, Berikut Daftar Saham Meroket
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,49% atau turun 34,12 poin ke level 6.881 pada Rabu, 2 Juli 2025. Indeks bergerak dalam rentang 6.838–6.918, dengan nilai transaksi tercatat hanya Rp9,11 triliun, menandai pelemahan dari hari sebelumnya.
Penurunan IHSG terutama dipicu koreksi sektor material dasar (-1,74%), energi (-1,34%), teknologi (-1,46%), keuangan (-0,60%), dan properti (-0,70%). Meski demikian, sektor konsumer primer, infrastruktur, dan industri justru menunjukkan performa positif.
Baca Juga
HM Sampoerna (HMSP) Investasi Rp 5,3 Triliun untuk Pabrik Rokok Bebas Asap Pertama di Asia Tenggara
Meski IHSG ditutup tergerus, kelima saham berikut justru perkasa dengan kenaikan saham PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) sebanyak 34,01% menjadi Rp 264, PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) menguat 29,05% menjadi Rp 191, PT Mitra Pack Tbk (PTMP) melesat 29,03% menjadi Rp 120, PT Chitose Internasional Tbk (CINT) melesat 24,03% menjadi Rp 191, dan PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI) naik 20,78% menjadi Rp 93.
Sebaliknya penurunan paling pesat melanda saham COCO melemah 14,84% menjadi Rp 155, NOBU anjlok 14,74% menjadi Rp 665, CSMI melemah 11,11% menjadi Rp 1.600, NICK melemah 10,49% menjadi Rp 1.280, dan PACK anjlok 9,90% menjadi Rp 3.640.
Kemarin, IHSG ditutup tipis sebanyak 12,32 poin (0,18%) menjadi 6.915 dengan penjualan bersih saham oleh pemodal asing mencapai Rp 695,75 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBRI Rp 200,17 miliar, ANTM Rp 98,38 miliar, dan BBCA Rp 76,77 miliar.
Baca Juga
BEI Dorong Transformasi Perusahaan Lewat IPO Saham: Bukan Sekadar Aksi Korporasi
Pelemahan kemarin dipicu atas penurunan saham perbankan. Sektor dengan penurunan paling dalam melanda mayoritas sektor saham, seperti keuangan 0,78%, sektor industry 0,63%, sektor konsumer non primer 0,50%, sektor energi 0,38%, dan sektor property 0,41%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor konsumer primer, sektor material dasar, sektor teknologi.
Meski IHSG turun, sejumlah saham berikut torehkan penguatan harga, yaitu saham PT Sanuhasta Mitra Tbk (MINA) naik 34,15% menjadi Rp 110, PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) naik 32,21% menjadi Rp 197, PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) naik 19,39% menjadi Rp 141, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) naik 12,50% menjadi Rp 630, dan PT Bukit Uluwati Villa Tbk (BUVA) naik 12,33% menjadi Rp 82.

