HM Sampoerna (HMSP) Investasi Rp 5,3 Triliun untuk Pabrik Tembakau Bebas Asap Pertama di Asia Tenggara
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) resmi menggelontorkan dana investasi senilai Rp 5,3 triliun (US$ 330 juta) untuk membangun pabrik produk tembakau bebas asap di Karawang, Jawa Barat. Pabrik ini merupakan fasilitas pertama milik Philip Morris International (PMI) di Asia Tenggara dan ketujuh secara global.
Fasilitas canggih ini menjadi tonggak penting bagi transformasi industri tembakau di Indonesia. Pabrik dilengkapi laboratorium pengujian dan analisis berstandar global yang menjadi satu-satunya milik PMI di Asia, dengan didukung sekitar 200 tenaga ahli Indonesia berkualifikasi tinggi.
Baca Juga
“Kami ingin memberikan alternatif yang lebih baik bagi perokok dewasa melalui inovasi berbasis sains dan teknologi,” ungkap Ivan Cahyadi, Presiden Direktur HM Sampoerna, dalam acara Technovation di Jakarta, Rabu (2/7/2025).
Pembangunan pabrik ini juga menunjukkan peran Indonesia sebagai pusat keunggulan global dalam pengembangan produk tembakau bebas asap. Produk unggulan Sampoerna mencakup lini inovatif, seperti IQOS, BONDS by IQOS, VEEV, hingga kantong nikotin ZYN.
Selain menyasar inovasi, Sampoerna menekankan dampak ekonomi melalui kemitraan dengan 600 UMKM lokal di 20 kota dan menciptakan 1.300+ lapangan kerja baru. Bahkan, distribusi produk bebas asap juga melibatkan lebih dari 150.000 anggota Sampoerna Retail Community (SRC).
Baca Juga
BEI Dorong Transformasi Perusahaan Lewat IPO Saham: Bukan Sekadar Aksi Korporasi
“Kami telah menyerap lebih banyak tembakau dan cengkih lokal, memperkuat kolaborasi dengan petani, UMKM, dan kafe modern seperti Maja Family yang kini ramah IQOS,” jelas Elvira Lianita, External Affairs Director Sampoerna.
Ekspansi ini dinilai sejalan dengan visi pembangunan ekonomi nasional berbasis keberlanjutan, inovasi, dan penciptaan nilai tambah dari sektor industri berbasis teknologi dan sains.

