IHSG Dibuka Mixed Cenderung Melemah, Sebaliknya Saham ASPI, VRNA, dan ENRG Terbang
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (18/6/2025), dibuka turun tipis 1,3 poin (0,01%) menjadi 7.152. Pergerakan dalam rentang sempit dengan kecenderungan turun tipis.
Beberapa sektor saham dengan penguatan pagi ini adalah sektor energi, industry, material dasar, consumer primer, dan infrastruktur. Penurunan melanda saham keuangan, teknologi, dan kesehatan.
Baca Juga
Diversifikasi Digaungkan, Saham BUMI Menarik dengan Target Harga Ini
Meski IHSG bergerak mixed, sejumlah saham torehkan lompatan pagi ini PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) langsung auto reject atas (ARA) dengan kenaikan 34,07% menjadi Rp 244, PT Mizuho Leasing Indonesia Tbk (VRNA) naik 18,52% menjadi Rp 96, dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) naik 12,26% menjadi Rp 350. Sebaliknya penurunan melanda saham MBSS, PNSE, dan SOTS.
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 38,26 poin (0,54%) menjadi 7.155,85 dengan investor asing berbalik mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham di seluruh pasar mencapai Rp 259,30 miliar. Net buy terbanyak melanda saham ANTM, BBCA, dan AMRT.
Penguatan itu ditopang kenaikan signifikan tersebut didukung penguatan sejumlah saham kapitalisasi pasar besar (big cap), yaitu saham AMMN naik 7,26% menjadi Rp 8.125, BBCA naik 1,68% menjadi Rp 9.075, TPIA naik 3,28% menjadi Rp 10.225, MLPT naik 10,60% menjadi Rp 36.000, dan BREN naik 1,19% menjadi Rp 6.400.
Baca Juga
Aspirasi Hidup (ACES) Tetapkan Dividen Rp 579,87 Miliar, Yield Segini
Secara sektor, penguatan didukung kenaikan saham sektor material dasar 1,67%, sektor consumer primer naik 1,72%, sektor teknologi 1,41%, sektor transportasi naik 2,55%, sektor infrastruktur 0,81%, dan sektor keuangan 0,22%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor energi dan industry.
Adapun saham dengan penguatan tertinggi dicatatkan tiga saham berhasil auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) naik 34,81% menjadi Rp 182, PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) menguat 34,48% menjadi Rp 195, dan PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) naik 24,66% menjadi Rp 910.

