IHSG Bergerak di Zona Merah Awal Transaksi, Sebaliknya TFAS, ASPI, dan DATA Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id — Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (13/10/2025), dibuka melemah sejalan dengan penurunan mayoritas sektor saham di pasar Asia Pasifik. Hingga pukul 09.10 WIB, penurunan mencapai 34 poin (0,41%) menjadi 8.222.
Penurunan dipicu atas koreksi sebagian besar sektor saham, seperti sektor industry, material dasar, konsumer primer, infrastruktur, property, hingga konsumer non primer. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor teknologi dan transportasi.
Baca Juga
Transformasi Bisnis Sesuai Ekspektasi, Saham INDY Disebut Menuju Rp 2.700
Meski IHSG dibuka melemah, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham TFAS naik 24,87% menjadi Rp 482, ASPI naik 24,83% menjadi Rp 905, dan DATA melesat 19,81% menjadi Rp 6.350. Saham RTRJA, GULA, PGLI, dan NEST juga melambung.
IHSG akhir pekan lalu ditutup melesat cetak rekor tertinggi baru (all time high/ATH) dengan kenaikan sebanyak 6,92 poin (0,08%) menjadi 8.257. Rentang pergerakan 8.194-8.279 dengan nilai transaksi Rp 21,67 triliun.
Kenaikan indeks ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi naik 1,63%, sektor material dasar menguat 1,64%, sektor infrastruktur 2,18%, sektor property 1,31%, sektor transportasi 3,04%, dan sektor industry 0,48%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor keuangan 1,26% akibat penurunan saham big bank dan sektor konsumer primer 0,28%.
Baca Juga
Trump Melunak terhadap China, Dow Futures Melonjak Hampir 400 Poin
Sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham AYLS naik 34,97% menjadi Rp 220, NTBK melesat sebanyak 34,55% menjadi Rp 148, ASPI naik sebanyak 25% menjadi Rp 725, GULA naik 25% menjadi RP 440, COCO naik 24,83% menjadi Rp 362, HOMI menguat 24,82% menjadi Rp 352, SMDM naik 24,84% menjadi Rp 1.005, dan FUJI naik 25% menjadi Rp 950.
ARA juga melanda saham NEST sebanyak 24,82% menjadi Rp 352, TRIN naik 24,75% menjadi Rp 252, TRUK melesat 24,50% menjadi Rp 376, dan DATA naik 24,71% menjadi Rp 5.300. Meski tak ARA, saham ini catatkan penguatan pesat, seperti saham MOLI naik 20,92% menjadi Rp 358, WIFI naik 20,55% menjadi Rp 3.930, PPRI menguat 18,60% menjadi Rp 510, dan MBTO naik 16,78% menjadi Rp 167.

