Reliance Sekuritas Rekomendasi Beli 4 Saham, Ada BBTN
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (18/6/2025), diproyeksikan lanjutkan penguatan dengan saham pilihan BBTN, PTPP, BUKA, dan PYFA. Pergerakan diprediksi dalam rentang 7.118-7.193.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle IHSG berbentuk black spinning top, di bawah MA20, indikator Stochastic golden cross. “Dengan demikian, kami proyeksikan hari ini IHSG akan melanjutkan kenaikan dengan pilihan saham BBTN, PTPP, BUKA, dan PYFA,” tulis riset tersebut.
Baca Juga
Diversifikasi Digaungkan, Saham BUMI Menarik dengan Target Harga Ini
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi sentien penurunan bursa saham AS. Sentimen negatif datang dari ketidakpastian kelanjutan perang antara Israel dan Iran. Adapun bursa utama Asia menguat pagi ini, seperti Indeks Nikkei 225 yang menguat +0.32% dan Kospi yang menguat +0.55%.
Terkait saham pilihan hari ini, Reliance Sekuritas merekomendasikan beli saham BBTN dengan target harga Rp 1.370, PTPP dengan target harga Rp 510, BUKA dengan target harga Rp 166, dan PYFA dengan target harga Rp 296.
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 38,26 poin (0,54%) menjadi 7.155,85 dengan investor asing berbalik mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham di seluruh pasar mencapai Rp 259,30 miliar. Net buy terbanyak melanda saham ANTM, BBCA, dan AMRT.
Baca Juga
Dipicu Kenaikan Signfikan, Transaksi Saham TOBA, CBRE, dan MGLV Disuspend
Penguatan itu ditopang kenaikan signifikan tersebut didukung penguatan sejumlah saham kapitalisasi pasar besar (big cap), yaitu saham AMMN naik 7,26% menjadi Rp 8.125, BBCA naik 1,68% menjadi Rp 9.075, TPIA naik 3,28% menjadi Rp 10.225, MLPT naik 10,60% menjadi Rp 36.000, dan BREN naik 1,19% menjadi Rp 6.400.
Secara sektor, penguatan didukung kenaikan saham sektor material dasar 1,67%, sektor consumer primer naik 1,72%, sektor teknologi 1,41%, sektor transportasi naik 2,55%, sektor infrastruktur 0,81%, dan sektor keuangan 0,22%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor energi dan industry.
Adapun saham dengan penguatan tertinggi dicatatkan tiga saham berhasil auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) naik 34,81% menjadi Rp 182, PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) menguat 34,48% menjadi Rp 195, dan PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) naik 24,66% menjadi Rp 910.

