Reliance Sekuritas Rekomendasi Beli 4 Saham, Ada BREN hingga BRMS
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (14/7/2025), diprediksi bergerak dalam kisaran support rentang 6.933 dan resistance pada 7.046 dengan saham pilihan BREN, PSAB, BRMS, dan MEDC.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle IHSG berbentuk white spinning top, masih di atas MA5 dan MA20, indikator Stochastic golden cross pada area overbought. “Dengan demikian, kami proyeksikan hari ini IHSG akan mengalami pelemahan dengan saham pilihan BREN, PSAB, BRMS, dan MEDC,” dalam riset pagi ini.
Baca Juga
5 Saham Pendatang Baru Sukses ARA Pekan Lalu, Bakal Berlanjut Pekan Ini?
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju indeks utama bursa AS ditutup melemah. Sentimen negatif datang dari pengumuman Presiden AS Donald Trump yang menyatakan akan menerapkan tariff 35% terhadap Kanada. Bursa utama Asia dibuka menguat pagi ini, seperti indeks Nikkei 225 yang menguat +0,17% dan Kospi yang menguat +0.37%.
Di tengah peluang pergerakan tersebut, Reliance Sekuritas merekomendasikan beli saham BREN dengan target harga Rp 7.100, PSAB dengan target harga Rp 505, BRMS dengan target harga Rp 450, dan MEDC dengan target harga Rp 1.415.
Sepanjang pekan lalu, IHSG berhasil ditutup melesat sebanyak 182,24 poin (2,65%) menjadi 7.047,43. Kenaikan harga juga diimbangi dengan peningkatan rata-rata nilai transaksi harian saham lebih dari Rp 10 triliun.
Baca Juga
Dow Futures Anjlok Hampir 200 Poin Setelah Trump Terapkan Tarif 30% untuk Meksiko dan Uni Eropa
Kenaikan tersebut ditopang listing delapan saham baru setelah 6 saham berhasil mencatat kenaikan harga pesat hingga auto reject atas (ARA) pekan ini. Penguatan indeks tersebut juga ditopang kenaikan sebanyak 484 saham yang menguasai 53% kapitalisasi pasar saham. Sebaliknya hanya 238 saham yang cetak penurunan dan sebanyak 246 saham ditutup stagnan.
Penguatan tersebut juga ditopang penguatan pesat lima saham kapitalisasi pasar jumbo berikut, yaitu kenaikan sebanyak 5,72% saham BBRI, sebanyak 4,85% saham BMRI, sebanyak 16,13% saham BRPT, sebanyak 7,02% saham BREN, dan sebanyak 3,8% sahamm TLKM. Kenaikan juga ditopang penguatan seluruh sektor saham, terbesar saham sektor infrastruktur naik 6,51%, sektor keuangan 3,30%, sektor energi 3,85%, sektor material dasar 3,23%, dan sektor property 3%.
Meski IHSG mencatatkan lompatan hingga berada di atas level 7.000, pemodal asing terpantau masih melanjutkan aksi penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,87 triliun. Nilai net sell tersebut menunjukkan penurunan dibandingkan pekan lalu sebanyak Rp 2,77 triliun.

