Begini Prediksi Kinerja dan Saham Terbaru Mayora (MYOR), Layak Dilirik?
JAKARTA, investortrust.id - Mirae Asset Sekuritas Indonesia masih mempertahankan pandangan optimistis terhadap prospek kinerja PT Mayora Indah Tbk (MYOR) untuk tahun 2025. Saham emiten consumer ini dipertahankan rekomendasi beli.
Sikap optimistis tersebut diberikan, meski MYOR dirpediksi menghadapi tangan perlambatan penjualan pada kuartal II dan III 2025 akibat normalisasi pasca-Ramadan dan pergeseran momentum musiman ke kuartal I-2025.
Baca Juga
Analis Mirae Asset Sekuritas, Abyan Yuntoharjo mengatakan sikap optimistis ini dilandasi oleh posisi MYOR sebagai alternatif bernilai tinggi di tengah kondisi konsumsi yang lemah, di mana konsumen cenderung beralih dari produk impor ke produk lokal yang lebih terjangkau.
“Selain itu, dukungan pemasaran yang kuat disertai dengan inisiatif reformulasi produk diperkirakan akan memberikan efisiensi signifikan pada paruh kedua 2025,” papar Abyan dalam risetnya dikutip Selasa, (17/6/2025).
Dia menambahkan, adapun faktor eksternal seperti bantuan sosial pemerintah kepada kelompok pendapatan menengah dan bawah juga bisa menjadi faktor pendorong tambahan permintaan produk MYOR.
Baca Juga
Ada Rapat Dewan Gubernur BI sampai Was-Was Perang Iran-Israel, Simak Nasib Kurs Rupiah Pagi Ini
MYOR terus memperkuat pipeline inovasi produknya. Di Indonesia, peluncuran kopi hitam Turki dan Energen varian Beng-Beng mendapat sambutan positif dari konsumen. Produk ini dirancang untuk menjawab tren sarapan dan camilan yang terus berkembang.
“Secara regional, produk seperti Malkist coconut flakes dan biskuit D-MAXXX di Thailand serta Kopiko Supremo di Filipina juga menunjukkan kinerja yang menjanjikan,” sambung dia.
Baca Juga
Mayora (MYOR) akan Buyback Saham dengan Anggaran Rp 1 Triliun
Namun, Mirae Asset juga mencatat beberapa risiko yang perlu diperhatikan yakni faktor makroekonomi yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi. Kemudian, persaingan promosi yang semakin ketat dan penurunan hasil panen (lower yielding crops) yang dapat menekan margin.
Dengan sejumlahlah faktor tersebut, Mirae Asset merevisi rekomendasinya saham MYOR menjadi Trading Buy dengan target harga Rp 2.400 per saham.

