7 Emiten Gelar Cum Dividen Hari Ini, Yield Tertinggi Diberikan Perusahaan Ini
JAKARTA, investortrust.id – Sebanyak tujuh emiten akan menggelar cum dividen hari ini, Selasa (17/6/2025). Imbal hasil (yield) ketujuh emiten tersebut bervariasi dengan level tertinggi dicatatkan BSSR lebih dari 3%.
Cum dividen adalah hari terakhir bagi investor untuk membeli saham emiten agar memiliki hak untuk mendapatkan dividen. Investor yang memegang saham emiten saat cum dividen berakhir akan berhak mendapatkan dividen pada saat pay date yang telah ditentukan emiten tersebut.
Baca Juga
Harga LNG Bisa Melonjak Gila-gilaan Gegara Perang Israel-Iran
Ketujuh emiten yang menggelar cum dividen hari ini, yaitu PT Dharma Satya Nugraha Tbk (DSNG) dengan nilai dividen Rp 24 per saham. Dengan mengacu harga penutupan saham kemarin, imbal hasil (yield) DSNG mencapai 2,98%.
Dividen dengan nilai tinggi selanjutnya akan diberikan PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) senilai Rp 37 per saham. Dengan harga penutupan saham MASA RP 6.200, yield mencapai 0,59%.
Selanjutnya pembagian dividen akan dilakukan PT KDB Tifa Finance Tbk (TIFA) Rp 18 per saham, PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN) Rp 8,22 per saham, PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) Rp 8 per saham atau yield 2,7%.
Ada juga PT Baramulti Suksesarana Tbk (BSSR) dengan nilai dividen US$ 0.00764 per saham atau sekitar Rp 124 per saham, sehingga yield dividen emiten ini mencapai 3%.
Terkait pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (17/6/2025), diproyeksikan bergerak terbatas dengan kecenderung melemah. Rentang pergerakan 7.000-7.254.
Baca Juga
Mengekor Minyak, Harga Gas Akan Naik Jadi 'Segini' Imbas Konflik Israel-Iran
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan pola candle IHSG membentuk rejection dengan volume yang belum naik signifikan. Pola teknikal tersebut membuat peluang berlanjutnya penurunan terbatas indeks hari ini.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi perkembangan konflik Israel-Iran serta keputusan suku bunga dari Bank of Japan, Bank Indonesia, Bank of England, dan The Fed pekan ini. Pergerakan juga akan dipengaruhi lompatan bursa saham AS semalam, yaitu Dow Jones naik 0,75%, S&P500 menguat 0,94%, dan Nasdaq melesat 1,52%.

