Sejumlah Emiten Ini Gelar Cum Dividen Hari Ini, Nilai Dividen Ada Rp 728 per Saham
JAKARTA, investortrust.id – Sejumlah emiten akan menggelar cum dividen hari ini, Rabu (18/6/2025), dengan nilai menggiurkan. Sedangkan PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) tercatat sebagai emiten dengan nilai dividen terbesar yang akan menggelar cum hari ini.
Cum dividen adalah hari terakhir bagi investor untuk membeli saham emiten agar memiliki hak untuk mendapatkan dividen. Investor yang memegang saham emiten saat cum dividen berakhir akan berhak mendapatkan dividen pada saat pay date yang telah ditentukan emiten tersebut.
Baca Juga
Didukung Lompatan Kinerja, Saham Kirana Megatara (KMTR) bisa Menuju Rp 400
Berdasarkan pengumuman resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI), MKPI yang menggelar cum dividen hari ini akan membagikan nilai dividen Rp 728 per saham. Dengan harga penutupan saham Rp 23.950, imbal hasil (yield) dividen emiten property ini mencapai 3,03%.
Cum dividen juga akan digelar PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) hari ini. Emiten ritel gawai atau gadget ini menetapkan dividen Rp 19, sehingga yield mencapai 3,65%. PT Mayora Indah Tbk (MYOR) juga menggelar cum dividen hari ini dengan nilai Rp 55 per saham, sehingga yield 2,65%.
PT Uni Charm Indonesia Tbk (UCID) juga akan menggelar cum dividen dengan nilai Rp 16,86 per saham, sehingga yield mencapai 3%. PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) juga ikut menggelar cum dividen hari ini dengan nilai Rp 12 per saham.
Baca Juga
Tetapkan Dividen Jumbo Rp 530 per Saham, Saham Citra Tubindo (CTBN) Melesat Segini dalam Lima Hari
Terkait pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (18/6/2025), diprediksi bergerak mixed cenderung menguat dengan rentang 7.130-7.254. Tiga saham ini, BRMS, ANTM, dan SSIA, direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa IHSG bergerak dipengaruhi sentimen aksi tunggu investor terhadap rapat dewan gubernur Bank Indonesia dengan ekspektasi penurunan suku bunga. Pergerakan juga akan dipengaruhi potensi mengalirkan dana ke pasar emerging market.

