RUPS Blibli.com (BELI) Angkat Komisaris Imron Hendrata
JAKARTA, investortrust.id – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) 2025 merestui pergantian komisaris perseroan. Atas persetujuan pemegang saham, Imron Hendrata diangkat sebagai wakil komisaris perusahaan yang baru.
“Pemegang saham juga menyetujui pengunduran diri Honky Harjo dan Raden Pardede dari keanggotaan dewan komisaris perseroan,” ungkap CEO & Co-Founder Kusumo Martanto melalui surat elektronik (surel), Rabu (11/6/2025).
Dengan begitu, saat ini susunan dewan direksi dan komisaris Global Digital Niaga yang baru, efektif sejak ditutupnya RUPST pada Rabu (11/6/2025) menjadi sebagai berikut:
Baca Juga
Sarana Menara Nusantara (TOWR) Dapat Rekomendasi ‘Buy’, Target Harganya Segini
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama : Martin Basuki Hartono
- Wakil Komisaris Utama : Imron Hendrata
- Komisaris Independen : Raden Pardede
- Komisaris : Kusmayanto
- Komisaris Independen : Kadiman
Dewan Direksi
- Direktur Utama : Kusumo Martanto
- Direktur : Lisa Widodo
- Direktur : Eric Alamsjah Winarta
- Direktur : Andy Untono
- Direktur : Ronald Winardi
- Direktur : Hendry
Pada saat yang sama, pemegang saham menyetujui laporan kinerja keuangan BELI tahun buku 2024. Menurut Kusumo, perusahaan pengelola perdagangan omnichannel ini terus menunjukkan kinerja solid sepanjang 2024, di tengah tantangan ekonomi global dan perubahan perilaku konsumen.
Kinerja tersebut didukung dengan penerapan strategi optimalisasi margin, efisiensi biaya, serta penguatan sinergi omnichannel dalam ekosistem secara konsisten.
Baca Juga
Investor Asing Lanjutkan Net Buy Saham Hari Ini, Meski IHSG Turun 0,11%
“Tahun 2024 menjadi bukti bahwa strategi kami dalam membangun pengalaman belanja yang seamless, aman, dan terpercaya mampu menciptakan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan,” ujar Kusumo.
Pasalnya, dari aspek kinerja keuangan konsolidasian tahun buku 2024, perseroan berhasil mencatatkan peningkatan pendapatan neto konsolidasian sebesar 14% (yoy) menjadi Rp 16,7 triliun. Alhasil laba bruto konsolidasi naik 37% (yoy) menjadi Rp 3,3 triliun.
Manajemen mengeklaim, capaian tersebut mencerminkan margin bruto konsolidasian yang lebih baik sebesar 19,7%, atau meningkat 340 bps dibandingkan t2023. Lebih jauh, keberhasilan langkah-langkah efisiensi biaya secara konsisten tercermin dari lebih rendahnya beban operasional konsolidasian yang dicatatkan perseroan pada 2024 menjadi sebesar Rp 5,7 triliun, atau menurun 4% (yoy).
Baca Juga
Tuntaskan Migrasi Cloud, Begini Dampaknya bagi Prospek Saham GOTO
Hasilnya, perseroan berhasil mencatatkan peningkatan kinerja rugi bersih tahun berjalan konsolidasian sebesar 31% (yoy) menjadi Rp 2,5 triliun tahun lalu. “Kami terus membuktikan bahwa pendekatan ekosistem omnichannel yang terintegrasi adalah kunci dalam menghadirkan nilai tambah bagi pelanggan dan seluruh pemangku kepentingan,” sambung Kusumo
Lebih lanjut, integrasi sinergi empat pilar utama perusahaan, yakni Blibli, tiket.com, Ranch Market, dan Dekoruma dalam ekosistem Global Digital Niaga menjadi penggerak utama pertumbuhan berkelanjutan perseroan.
Manajemen turut memanfaatkan teknologi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan pembelajaran mesin (machine learning/ML), serta otomasi untuk mendukung efisiensi dan peningkatan produktivitas. Hal ini juga meliputi optimalisasi pemasaran digital, penargetan pelanggan, serta kemudahan pencarian dan rekomendasi produk.

