Emas Kembali Cetak Level Baru, Siap-siap Lompatan Saham ANTM, MDKA, AMMN, hingga HRTA Berlanjut
JAKARTA, investortrust.id – Berlanjutnya penguatan harga emas hingga menembus level tertinggi baru sepanjang masa akan menjadi sentimen positif terhadap emiten tambang hingga ritel emas. Sentimen positif tersebut telah membuat lajut pergerakan saham emiten tersebut melesat dalam sebulan terakhir.
Sejumlah emiten saham emas yang paling diuntungkan dari tren penguatan harga emas tersebut adalah saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT J Resources Tbk (PSAB), dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA).
Baca Juga
Emas Tembus Rekor di Atas $3.400 saat Trump Ancam Independensi The Fed
Berdasarkan data penutupan perdagangan global semalam, harga emas telah menembus ke atas level $3.400 pada Senin (21/4/2025). Level tersebut menjadi harga tertinggi baru saat ancaman Presiden Donald Trump terhadap independensi Federal Reserve dan tarifnya mengguncang kepercayaan investor terhadap ekonomi AS.
Emas berjangka melonjak 2,91% dan ditutup naik menjadi US$3.425,30 per ons, dengan investor memborong logam mulia ini saat dolar menyentuh level terendah dalam tiga tahun. Emas telah melonjak sekitar 30% sejak awal tahun dan sekitar 8% sejak Trump mengumumkan tarif besar-besaran pada 2 April.
Dipicu lompatan harga komoditas tersebut, seluruh saham emiten sektor emas telah mengalami penguatan mengesankan dalam sebulan terakhir. Data Tradingview menyebutkan bahwa kenaikan tertinggi dicatatkan saham ARCI melesat 32,09% dalam sebulan terakhir. Saham ANTM telah melesat 29% dan MDKA menguat 19,37%.
Baca Juga
Berlomba-lomba Revisi Naik Target Harga Saham Antam (ANTM), Kali Ini Datang dari Sucor Sekuritas
Penguatan pesat juga melanda saham emiten ritel emas HRTA sebanyak 23,47% dalam sebulan terakhir, saham AMMN melesat 6,83%, saham BRMS naik 4,40%, dan saham PSAB telah naik 2,55% selama sebulan terakhir.
Lalu, bagaiman prospek dan target harga saham emiten tersebut? Sucor Sekuritas sebelumnya telah merevisi naik target harga saham ANTM menjadi Rp 2.600 dengan rekomendasi beli. BRI Danareksa Sekuritas juga merevisi naik target harga saham Antam (ANTM) dari Rp 2.000 menjadi Rp 2.500 dengan rekomendasi dipertahankan beli.
Baca Juga
Amman Mineral (AMMN) Ungkap Lompatan Laba Atribusi 152,59% hingga Produksi Lampaui Target di 2024
Begitu juga dengan target harga saham MDKA direkomendasikan beli oleh BRI Danareksa Sekuritas. Saham ini ditargetkan menguat menuju level Rp 2.400. Target tersebut juga mempertimbangkan proyeksi raihan laba bersih perseroan tahun ini sekitar US$ 62 juta dan estimasi pendapatan sebanyak US$ 2,10 miliar.
Mandiri Sekuritas dalam riset terakhirnya juga meneargetkan peluang penguatan harga saham AMMN menuju elvel Rp 10,500 dengan target harga direkomendasikan netral. Hal ini ditunjukkan keberhasilan AMMN cetak lompatan laba bersih sebanyak 152,5% menjadi US$ 636,9 juta tahun lalu.

