MDKA-EMAS dan ANTM Teken Kontrak Penjualan Emas 3 Ton per Tahun, Perkuat Rantai Pasok Emas Nasional
JAKARTA, investortrust.id – PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melalui entitas anaknya PT Bumi Suksesindo (BSI), bersama Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) melalui anak usahanya PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS), menandatangani Gold Sales & Purchase Agreement (GSPA) dengan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM).
Perjanjian tersebut berjangka waktu dua tahun dengan total volume transaksi mencapai 3 ton atau hampir 100.000 ounce emas per tahun. Kesepakatan ini juga dilengkapi opsi penambahan hingga 3 metrik ton per tahun.
Baca Juga
Usai Cetak Rekor Baru, Saham Merdeka Gold (EMAS) kini Menuju Resistance Rp 9.375
Dalam skema kerja sama tersebut, BSI dan PETS bertindak sebagai penjual, sementara Antam menjadi pembeli emas granula hasil pemurnian domestik.
Presiden Direktur MDKA Albert Saputro mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan optimalisasi penyerapan produksi emas Grup Merdeka di pasar dalam negeri sekaligus memperkuat integrasi rantai pasok hulu hingga hilir nasional.
“Dengan basis produksi yang semakin kuat dari Tambang Emas Tujuh Bukit dan Tambang Emas Pani, kami membutuhkan struktur offtake yang stabil dan terukur. GSPA ini memberikan kepastian penyerapan produksi sekaligus memperkuat kontribusi kami terhadap industri emas domestik,” ujar Albert dalam keterangan resminya, Rabu (4/3/2026).
Baca Juga
IHSG Bisa Rebound Teknikal, Tiga Saham Dipimpin HRTA Layak Dilirik
Secara terpisah, Direktur Komersial ANTM Handi Sutanto menegaskan kerja sama tersebut mencerminkan kedaulatan emas nasional, di mana hasil tambang bumi Indonesia diolah menjadi emas murni yang siap dimiliki masyarakat.
Produksi emas Grup Merdeka yang tercakup dalam kerja sama dengan Antam berasal dari dua tambang utama. Pertama, Tambang Emas Tujuh Bukit di Banyuwangi, Jawa Timur, yang dikelola PT Bumi Suksesindo dan telah berproduksi sejak 2017. Kedua, Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, yang dikelola antara lain oleh PT Puncak Emas Tani Sejahtera di bawah kendali Merdeka Gold Resources.
Tambang Emas Pani merupakan operasi tambang terbaru Grup Merdeka. Kegiatan first mining dilakukan pada awal Oktober 2025. Melalui metode heap leach, tambang ini melaksanakan first gold pour atau penuangan emas perdana pada 14 Februari 2026 dan telah mengirimkan batangan dore seberat 44,04 kg kepada Antam untuk proses pemurnian perdana pada 27 Februari 2026.
Baca Juga
Merdeka Gold (EMAS) Tuntaskan First Gold Pour di Tambang Pani Lebih Cepat, Produksi Resmi Dimulai
Penjualan pertama emas murni oleh MDKA kepada Antam berdasarkan GSPA ditargetkan terealisasi sebelum akhir Maret 2026.
Dalam menjalankan operasionalnya, Grup Merdeka menyatakan senantiasa menerapkan standar tinggi dalam aspek tata kelola dan keberlanjutan. Peningkatan peringkat ESG dalam beberapa tahun terakhir disebut menjadi cerminan komitmen tersebut.
Perseroan meyakini peningkatan produksi harus berjalan selaras dengan praktik pertambangan yang baik dan bertanggung jawab. Ke depan, dengan fondasi produksi dari Tambang Emas Tujuh Bukit dan Tambang Emas Pani serta dukungan kemitraan strategis, Grup Merdeka optimistis dapat terus memperbesar kontribusi terhadap industri emas nasional melalui kinerja yang produktif dan inovatif.

