Saham Proksi Emas ANTM, BRMS, HRTA, dan UNTR bisa Jadi Pilihan di Tengah Volatilitas Pasar Saham
JAKARTA, investortrust.id – Investor saham mulai memburu saham emiten proksi emas, seiring dengan lompatan harga emas dunia ke level tertinggi baru. Harga emas Selasa (18/3/2025) sempat menyentuh level tertinggi tertinggi baru sepanjang masa US$ 3.018 per ons.
Di tengah tren penguatan harga emas tersebut, sejumlah saham emiten proksi emas di Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal mendapatkan manfaat. Di antaranya saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).
Baca Juga
Emas Tembus US$ 3.000, Pasar Menanti Sinyal Dovish dari The Fed
Dukungan sentimen positif tersebut membuat pergerakan harga empat saham ANTM, BRMS, HRTA, dan UNTR terpantau cenderung stabil sepanjang hari ini. Meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) perdagangan intraday sesi I sempat turun lebih dari 7% ke level 6.011 dan ditutup di level 6.223.
Terkait prospek harga emas, Macquarie Securities memprediksi, harga emas bakal melanju hingga ke level US$ 3.500 per ons pada kuartal III-2025. Penguatan tersebut dipicu atas peralihan dana investasi ke aset safe heaven di tengah ketidakpastian global.
Baca Juga
Penguatan ahrga emas tersebut diprediksi menjadi berkah bagi emiten proksi emas, seperti ANTM, BRMS, HRTA, dan UNTR tahun ini. Kinerja keuangan empat emiten tersebut diproyeksikan terangkat.

