BNBR Buka Suara Soal Akuisisi Saham Tol Cimanggis – Cibitung bernilai Rp 3,3 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) buka suara terkait keinginan PT Waskita Karya Tbk (WSKT) melepas sebanyak 35% saham ruas tol Tol Cimanggis – Cibitung sekitar Rp 3,3 triliun kepada BNBR.
“Kami ingin sih mengakuisisnya, karena ruas Tol Cimanggis-Cibitung merupakan proyek bagus. Tapi itu tidak murah, ketika kita melihat proyek tersebut bisa meningkatkan kinerja kita,” ungkap Wakil Direktur Utama BNBR, Anindra Ardiansyah Bakrie usai media gathering bersama PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk di The Acre, Jakarta, Senin (24/3/2025) malam.
Baca Juga
Waskita Tawarkan 35% Saham Tol Cimanggis-Cibitung ke Bakrie Group, Nilainya Segini
Diberitakan sebelumnya, Waskita Karya (WSKT) akan terlebih dahulu menawarkan sebanyak 35% saham Jalan Tol Cimanggis-Cibitung sebesar setara dengan Rp 3,3 triliun kepada BNBR dan PT Bakrie Toll Road atau Bakrie Group.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Pengembangan Usaha dan Operasi Waskita Tollroad, Mokh Sadali kepada awak media usai media gathering di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Jakarta Selatan, Senin (17/3/2025) lalu.
"Kalau aturannya kan menawarkan kepada BUJT (Badan Usaha Jalan Tol) yang ada. Terus kita kan juga terikat perjanjian dengan Bakrie," ujarnya.
Baca Juga
BNBR kembali Divestasi Saham VKTR Teknologi (VKTR) Raup Rp 50 Miliar
Sadali menjelaskan, tawaran ke Bakrie Group akan diajukan maksimal hingga 1 Agustus 2025. Namun, apabila dalam periode tersebut Bakrie Group tidak menangkap tawaran tersebut, Waskita akan membidik BUJT lain.
Dia mengatakan, penjualan saham tersebut dilakukan untuk membayar utang Waskita. "Ini dipakai untuk membayar hutang yang lama," ungkapnya.
Sebagai informasi, Tol Cimanggis-Cibitung dikelola oleh PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT) dengan rincian kepemilikan saham sebesar 55% oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), 10% oleh Bakrie Group, dan 35% oleh Waskita Karya.

