IHSG Bergerak di Zona Merah Awal Transaksi, Sebaliknya LCKM dan JSPT Terbang
JAKARTA, investortrust.id – indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (7/3/2025), bergerak di zona merah pada awal transaksi dengan pelemehan 15 poin (0,24%) menjadi 6.603.
Pelemahan dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti saham sektor industry, energi, keuangna, teknologi. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor infrastruktur, kesehatan, consumer primer, dan consumer non primer.
Baca Juga
Meski IHSG bergerak di zona merah, sejumlah saham ini torehkan penguatan PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) naik 24,79% menjadi Rp 292, PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) naik 19,95% menjadi Rp 13.225, dan PT Whana Pronatural Tbk (WAPO) naik 17% menjadi Rp 150.
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda saham berikut, yaitu saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU), PT Dunia virtual Online Tbk (AREA), dan PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI).
Kemarin, IHSG melesat 86,45 poin (1,32%) menjadi 6.617 dan pemodal asing kembali lanjutkan aksi pemburuan (net buy) saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) capai Rp 155,35 miliar. Total net buy saham BBRI dalam empat hari transaksi terakhir sudah mencapai Rp 532,20 miliar.
Baca Juga
Laba Sido Muncul (SIDO) Melesat 23,18% di 2024, Sedangkan 2025 Ditargetkan Naik Segini
Kenaikan ini kemarin terdorong penguatan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor teknologi 5,47%, energi 2,68%, material dasar 2,23%, sektor kesehatan 2,34%, sektor keuangan 0,71%, dan sektor property 1,87%. IHSG juga didorong kenaikan sejumlah saham-saham big cap, seperti DCII melesat 9,98% menjadi Rp 140,475, BREN, BBRI, TPIA, AMMN, dan PANI.
Di tengah penguatan tersebut, tiga saham berikut torehkan lomptan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) naik 34,72% menjadi Rp 194 dan PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC) naik 34% menjadi Rp 67. Lompatan juga melanda saham PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) sebanyak 28,41% menjadi Rp 226, PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) naik 27,18% menjadi Rp 248, dan PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) menguat 16,33% menjadi Rp 855.

