Tahun 2024, Laba Nippon Indosari (ROTI) Bertumbuh 8,7%
JAKARTA, investortrust.id – PT Nippon Indosari Corporindo Tbk (ROTI), produsen roti merk Sari Roti, membukukan peningkatan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 8,7% menjadi Rp 362,56 miliar pada 2024, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 333,29 miliar.
Manajemen Sari Roti dalam rilis laporan kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (7/3/2025) menyebutkan, kenaikan tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan perseroan dari Rp 3,82 triliun menjadi Rp 3,93 triliun.
Baca Juga
Borong Saham BRI (BBRI), Dirut Sunarso Cuan 8,81% dalam Tiga Hari
ROTI juga membukukan kenaikan laba usaha dari Rp 478,19 miliar menjadi Rp 521,32 miliar. Peningakatan tersebut sejalan dengan terkendalinya beban usaha, operasional, dan beban lainnya.
Peningkatan tersebut menjadikan total laba per saham SIDO merangkak naik menjadi Rp 63,57 pada 2024, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 58,44.
Baca Juga
Laba Sido Muncul (SIDO) Melesat 23,18% di 2024, Sedangkan 2025 Ditargetkan Naik Segini
Sebaliknya ROTI mencatatkan penurunan total aset dari Rp 3,94 triliun menjadi Rp 3,74 triliun tahun 2024. Total liabilitas juga turun dari Rp 1,55 triliun menjadi Rp 1,43 triliun.
Nippon Indosari Corporindo (ROTI) merupakan produsen rot bermerek yang dikendalikan PT Indoritel sebanyak 25,77% saham dan Bonlight Investment sebanyak 20,79% saham. Sisanya dimiliki Pasco Shikishima sebanyak 8,5% dan lainnya dimiliki public.

