Usai JP Morgan Naikkan Rekomendasi, Saham GOTO Langsung Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terbang usai JP Morgan merevisi naik rekomendasi saham ini dari overweight menjadi netral. Target harga saham GOTO dinaikkan menjadi Rp 95 per saham.
Berdasarkan data penutupan perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), saham GOTO ditutup melambung sebanyak Rp 5 (6,49%) menjadi Rp 82. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 77-82.
Baca Juga
Saham GOTO Jatuh Usai Bantah Merger, Keinginan Merger Ditengarai Datang dari Investor Ini
Sebelumnya, BRI Danareksa Sekuritas telah terlebih dahulu merevisi naik target harga saham GOTO dari Rp 90 menjadi Rp 110 dengan rekoemendasi dipertahankan beli.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Niko Margaronis menyebutkan bahwa bisnis on demand service (ODS) dalam negeri masih tren bertumbuhan ke depan. Perseroan juga mendapatkan dukung positif dari keberhasilan GOTO Financial mencatatkan EBTIDA positif pada kuartal IV-2024.
Sebelumnya Dealstreet Asia pernah memberitakan bahwa rencana merger Grab dan GoTo disebut kembali mengemuka dan mendapatkan momentum dalam beberapa minggu terakhir. Sejumlah sumber menuturkan yang mengetahui pembicaraan tersebut menuturkan kesepakatan merger Grab dan GOTO ditargetkan tercapai tahun 2025 atau tidak sama sekali.
Baca Juga
Memandang kabar tersebut, Analis Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menilai bahwa GOTO kini belum mampu mencetak laba bersih, meskipun efisiensi biaya besar-besaran sudah diwujudkan. Berbeda dengan Grab yang berhasil mencetak laba sebesar Rp 236 miliar atau US$ 15 juta pada kuartal III-2024.
"Jadi, kalau misalnya terjadi merger, nantinya pelayanan terkait dengan e-commerce maupun juga on demand di Indonesia itu semakin meningkat dan semakin berkembang dengan pesat," kata Nafan.

