IHSG Ditutup Anjlok 1,83% ke Bawah 6.500, Sebaliknya ARA Landa Saham JAWA, PTSN, LION, LABA, dan LIVE
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (27/2/2025), ditutup anjlok sebanyak 120,73 poin (1,83%) menjadi 6.485. IHSG bergerak dalam rentang 6.443-6.626 dengan nilai transaksi Rp 11,30 triliun.
Terkait koreksi indeks hari ini dipicu atas kejatuhan hampir seluruh sektor saham, seperti sektor keuangan 1,67%, sektor kesehatan 2,29%, sektor material dasar 1,60%, sektor consumer non primer 1,16%, sektor energi 1,09%, sektor property 1,02%. Sebaliknya satu-satunya sektor saham yang naik 0,19%.
Baca Juga
Sahamnya Anjlok dalam Setahun, Nusantara Sejahtera (CNMA) Rancang Aksi Korporasi Ini
Meski indeks turun, lima saham ini masih bisa catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) 34,02% menjadi Rp 130, PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) naik 34,74% menjadi Rp 256, PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik 25% menjadi Rp 675, PT Green Power Group Tbk (LABA) naik 24,58% menjadi Rp 294, dan PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE) naik 24,53% menjadi Rp 264.
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam, yaitu saham PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART), PT Vasland Indonesia Tbk (VAST), PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO), PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT), dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS).
IHSG kemarin ditutup rebound sebanyak 19,09 poin (0,29%) menjadi 6.606 dengan pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham bernilai Rp 323,56 miliar, yaitu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 433,67 miliar, PT Bank MandiriT bk (BMRI) Rp 157,46 miliar, dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Rp 49,48 miliar.
Baca Juga
Prabowo Targetkan Rasio Penerimaan Perpajakan 11,52% hingga 15% dari PDB 2029
Penguatan indeks ditopang penguatan empat sektor saham, seperti sektor teknologi 8,72%, sektor consumer primer 0,45%, sektor kesehatan 0,43%, dan sektor infrastruktur 0,08%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor consumer non primer 2%, sektor material dasar 0,84%, sektor industry 0,47%, sektor keuangan 0,18%, dan sektor energi 0,21%.
Di tengah penguatan indeks tersebut, sejumlah saham berikut bukukan penguatan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI) menguat 34,43% menjadi Rp 164, PT Vastland Indonesia Tbk (VAST) naik 34,83% menjadi Rp 120, dan PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) melesat 34,43% menjadi Rp 164.
ARA juga melanda saham PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik 24,42% menjadi Rp 540, PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) sebanyak 24,38% menjadi Rp 505, dan PT DCI Indoensia Tbk (DCII) melesat sebanyak 19,99% menjadi Rp 116.125.

