Sahamnya Anjlok dalam Setahun, Nusantara Sejahtera (CNMA) Rancang Aksi Korporasi Ini
JAKARTA, investortrust.id – Emiten pengelola bioskop XXI, PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA), akan menggelar pembelian kembali atau buy back saham sebanyak-banyaknya Rp 300 miliar.
Direktur Utama CNMA Suryo Suherman mengatakan, buy back dilatarbelakangi harga saham perseroan yang terus turun, sehingga tak mencerminkan nilai, kinerja, dan prospek sebenarnya. Langkah ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pemegang saham, selain melalui pembagian dividen.
Baca Juga
Nusantara Sejahtera (CNMA) Umumkan Kenaikan Laba 8,1%, tapi Sahamnya Anjlok Setahun Terakhir
“Kami berharap buy back dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap fundamental bisnis Cinema XXI dan memberikan fleksibilitas perusahaan dalam pengelolaan modal jangka panjang,” kata Suryo dalam siaran pers yang diterima investortrust.id, Kamis (27/2/2025).
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham CNMA dalam setahun terakhir telah anjlok lebih dari 45,31%. Sedangkan pada perdagangan intraday sesi II hari ini, saham CNMA turun 1,41% menjadi Rp 140. Saham CNMA juga melemah sebanyak 23,91% secara year to date (ytd).
Perusahaan membatasi harga pembelian kembali sampai dengan maksimum Rp 270 per lembar saham, dengan tetap mematuhi ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 29 Tahun 2023.
Baca Juga
KEK Kendal Berhasil Tarik Investasi Rp 141 Triliun, Paling Banyak Investor dari China
Buy back juga akan dilakukan secara bertahap melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) sesuai ketentuan dalam POJK No. 29 Tahun 2023. Cinema XXI menargetkan pelaksanaan pembelian kembali saham akan berlangsung paling lama 12 bulan setelah mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
Adapun RUPST dijadwalkan pada 24 Maret 2025, sehingga batas akhir perusahaan dapat melakukan buyback adalah 24 Maret 2026.

