BEI Suspend Tiga Saham Ada DCII, Sebaliknya Transaksi Tiga Saham Dibuka Kembali Ada EDGE
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspend) perdagangan tiga saham dipicu lompatan harga dalam beberapa hari terakhir. Sebaliknya transaksi tiga saham lainnya dibuka kembali mulai sesi I, Kamis (27/2/2025).
Tiga saham yang dihentikan perdagangannya mulai sesi I hari ini, yaitu saham PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK), PT DCI Indonesia Tbk (DCII), dan PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BESS). Suspendi saham DCII dan BESS merupakan yang kedua kalinya dalam sepekan, sehingga suspense kali ini kemungkinan dilakukan lebih dari satu hari perdagangan.
Baca Juga
Bukan Karena Stock Split, Faktor Ini Disebut Jadi Pemicu Utama Lonjakan Saham DCI Indonesia (DCII)
Sebalikny transaksi saham PT Indointernet Tbk (EDGE), PT Sanuhasta Mitra Tbk (MINA), dan PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) dibuka kembali mulai sesi I hari ini. Saham MINA dan SMDM dibuka langsung masuk papan pemantauan khusus (PPK) dengan perdagangan full call auction (FCA) akibat penghentian sementara lebih dari satu hari perdagangan.
Penghentian sementara saham DCII, BESS, dan NAIK dipicu atas lompatan harga. Berdasarkan data BEI, saham DCII telah melesat sebanyak 135,98% dalam sebulan terakhir, saham NAIK melambung 135,98%, dan BESS menguat 129,17%. Begitu juga dengan saham SMDM naik 139,50%, EDGE menguat 82,07%, dan MINA melesat 67,50% dalam sebulan terakhir.
Baca Juga
Laba Atribusi Indo Tambangraya (ITMG) Turun 33,73% di 2024 Akibat Faktor Ini
Terkait prediksi pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (27/2/2025), BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan, berpotensi lanjutkan penguatan. Meski demikian trend bearish atas belum berakhir, sehingga investor diminta untuk tetap waspada.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hari ini menyebutkan bahwa belum ada perubahan signifikan pada pergerakan IHSG dan tren masih tetap bearish. Pemodal diminta untuk tetap waspada, apabila indeks turun ke bawah 6.500.

