Gara-gara Isu Ini, IHSG Ditutup Berbalik Anjlok 1,14% Terseret Saham Bank Ini
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (19/2/2025), ditutup anjlok sebanyak 78,68 poin (1,14%) menjadi 6.794,87. Koreksi dipicu kejatuhan saham-saham bank besar.
Penurunan terdalam dicatatkan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebanyak 5,05% menjadi Rp 5.175, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebanyak 4,84% menjadi Rp 4.520, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 3,76% menjadi Rp 8.950, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebanyak 3,13% menjadi Rp 4.020, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) sekitar 2,61% menjadi Rp 2.990. Sebaliknya saham PT Chandra Asri Paicific Tbk (TPIA) menjadi penahan penurunan indeks setelah TPIA melesat 9,22% menjadi Rp 8.000.
Kejatuhan dipicu atas sentimen negative di media sosial, khususnya X, ajakan untuk memindahkan dana simpanan dari bank BUMN terkait rencana pendirian BPI Danantara. Sentimen negative juga datang dari keputusan Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga 5,75%.
Baca Juga
Secara sectoral, penurunan terbesar dicatatkan saham keuangan sebanyak 1,78%, sektor infrastruktur 0,85%, sektor consumer non primer 0,59%, sektor property 0,80%, dan sektor keuangan 0,07%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor teknologi, industry, dan material dasar.
Meski IHSG anjlok dalam, lima saham ini justru torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA) PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) menguat 35% menjadi Rp 216, dan PT Golden Flower Tbk (POLU) 24,91% menjadi Rp 3.460.
Kenaikan juga melanda saham PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) sebanyak 24,39% menjadi Rp 306, PT Indointernet Tbk (EDGE) naik 24,86% menjadi Rp 4.470, dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII) naik 19,97% menjadi Rp 56.026.
Sebaliknya penurunan dalam pagi ini melanda saham PT Puri Global Sukses Tbk (PURI), PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC), PT Manggung Polahraya Tbk (MANG), PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK), dan PT Shield On Service Tbk (SOSS).
Baca Juga
Kemarin, IHSG ditutup naik mencapai 42,67 poin (0,62%) menjadi 6.873 didukung berlanjutnya pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 384,80 miliar, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 454,25 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 99,12 miliar, dan PT Bukit Uluewatu Villa Tbk (BUVA) mencapai Rp 68,19 miliar.
Penguatan indeks kemarin ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor consumer primer 2,28%, sektor keuangan 1,22% sektor kesehatan 1,34%, sektor energi 0,59%, sektor industry 0,88%, sektor consumer non primer 0,85%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor property, infrastruktur, dan transportasi.
Di tengah berlanjutnya rebound IHSG, emapt saham ini catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA) PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) naik 34,92% menjadi Rp 170, PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) melesat 34,43% menjadi Rp 246,PT Remala Abadi Tbk (DATA) naik 25% menjadi Rp 1.425, PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) naik 24,81% menjadi Rp 805, dan Multipolar Technology Tbk (MLPT) menguat 19,98% menjadi Rp 38.275.

