IHSG Ditutup Melesat 114 Poin, Sejumlah Saham Ini Rebound Dahsyat
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (1/10/2024), ditutup melesat sebanyak 114,2 poin (1,52%) menjadi 7.642,13. Pergerakannnya dalam rentang 7.526-7.642 dengan nilai transaksi Rp 10,49 triliun.
Penguatan tersebut ditopang lompatan harga sejumlah sektor saham, seperti sektor energi melambung 2,50%, sektor material dasar 2,19%, sektor property 1,02%, sektor consumer non primer 0,81%, sektor keuangan 0,32%, dan sektor industry 0,64%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan 0,02%.
Baca Juga
Tren Positif, OJK Catat Penghimpunan Dana di Pasar Modal Capai Rp 137,05 Triliun
Sejalan dengan lompatan IHSG, beberapa saham ini torehkan penguatan harga pesat, seperti saham PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) auto reject atas (ARA) 24,62% menjadi Rp 486. Kenaikan juga melanda saham PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) sebanyak 21,64% menjadi Rp 163, PT Green Power Group Tbk (LABA) naik 17,90% menjadi Rp 540, PT Bumi Resouces Tbk (BUMI) menguat 17,21% menjadi Rp 143, dan PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BESS) naik 13,94% menjadi Rp 188.
Sebaliknya beberapa saham dengan pelemahan paling dalam hari ini, yaitu saham PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS), PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW), PT Bank Multiartha Sentosa Tbk (MASB), PT Singaraja Putra Tbk (SINI), PT Cardig Aero Services Tbk (CASS), PT Multifilling Mitra Indonesia Tbk (MFMI), dan PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD).
Baca Juga
Aset Jauh di Atas Market Cap, Saham Sinergi Inti (ESIP) Layak Dilirik
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 168,99 poin (2,20%) menjadi 7.527,93 dipicu atas berlanjutnya aksi jual (net sell) sejumlah saham oleh pemodal asing senilai Rp 3,10 triliun. Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 1,28 triliun.
Penurunan tersebut sejalan dengan kejatuhan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor energi 2,11%, sektor keuangan turun 1,29%, sektor infrastruktur 1,75%, sektor teknologi 1,74%, sektor property 1,34%, sektor consumer primer 1,41%. Sebaliknya kenaikan landa saham sektor transportasi 1,57% dan sektor kesehatan 0,02%.
Grafik IHSG

