BEI: 19 Perusahaan Aset Jumbo Antre IPO
JAKARTA, investortrust.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan, sebanyak 20 perusahaan sedang dalam antrean (pipeline) pencatatan perdana saham (initial public offering/IPO). Dari jumlah tersebut, sebanyak 19 perusahaan beraset skala besar dengan nilai di atas Rp 250 miliar.
Sedangkan satu perusahaan skala menengah beraset Rp 50- Rp 250 miliar. Adapun perusahaan beraset kecil di bawah Rp 50 miliar masih belum ada dalam pipeline IPO saham pada pekan kedua Februari tahun ini.
Baca Juga
Soal Perusahaan Aset Kripto Mau IPO di BEI, OJK: Perusahaan Aset Kripto Sangat Diminati
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna menyampaikan, sampai 14 Februari 2025, sebanyak delapan perusahaan mencatatkan saham di BEI dengan dana Rp 3,70 triliun.
“Sebanyak dua perusahaan sektor bahan baku, enam perusahaan dari sektor konsumer non-siklikal, tiga perusahaan sektor energi, satu perusahaan sektor keuangan, tiga perusahaan sektor kesehatan,” kata Nyoman dalam keterangan tertulisnya kepada media, dikutip Sabtu (15/2/2025).
Lebih lanjut, Nyoman menambahkan, empat perusahaan dari sektor industri dan satu perusahaan dari sektor transportasi dan logistik.
Baca Juga
Sementara itu, sampai saat ini telah diterbitkan 13 emisi dari 11 penerbit efek bersifat utang sukuk (EBUS) dengan dana sebesar Rp 15,3 triliun. Kemudian, dua perusahaan tercatat telah menerbitkan rights issue senilai Rp 470 miliar.

