BRI Danareksa akan Bawa IPO Saham 4 Emiten Tahun Ini
JAKARTA, investortrust.id - BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) membidik empat perusahaan menggelar penawaran umum perdana (inital public offering/IPO) saham dan listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2025.
Direktur Utama BRI Danareksa Laksono Widodo dalam keterangan resminya menyebutkan, Rabu (12/2/2025), BRIDS juga menargetkan puluhan penjaminan emisi obligasi dan sukuk pada 2025 dengan strategi yang lebih terarah dan inovatif, dibandingkan tahun lalu Rp 14,6 triliun.
“BRIDS berkomitmen untuk tidak hanya memfasilitasi pendanaan bagi perusahaan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekosistem pasar modal yang lebih kuat dan berkelanjutan,” kata Laksono di Jakarta, Rabu (12/2/2025).
Baca Juga
Danareksa Raih Penghargaan Badan Publik Informatif dari Komisi Informasi Pusat
Tahun 2024, BRIDS mencatatkan nilai transaksi perdagangan efek obligasi pemerintah atau Government Bond Brokerage terbesar diantara para perusahaan sekuritas sebesar Rp 275 triliun dan berada pada posisi pertama di Bloomberg league table.
Dari sisi perdagangan efek obligasi korporasi (corporate bond brokerage) BRIDS juga mencatatkan nilai transaksi terbesar diantara para perusahaan sekuritas sebesar Rp 49 triliun dan berada pada posisi pertama di Bloomberg league table.
“Pencapaian ini memperkuat peran BRIDS dalam memperluas akses pembiayaan bagi korporasi dan mendorong partisipasi investor di pasar modal Indonesia,” ujarnya.
Sepanjang tahun 2024, jumlah klien untuk transaksi penerbitan surat utang mengalami peningkatan signifikan sebesar 44% atau sebanyak 36 klien dibandingkan dengan tahun 2023 sebanyak 25 klien.
Baca Juga
Meski IHSG Rebound Pesat 1,74%, Asing masih Lanjutkan Net Sell Tiga Saham Bank Ini
“Sementara itu, peningkatan jumlah transaksi klien untuk penerbitan surat utang yang ditangani juga mengalami kenaikan eksponensial sebesar 86% menjadi 53 transaksi, dibandingkan dengan pada tahun 2023 sebesar 38 transaksi,” tutur dia.
Perusahaan juga mencatat peningkatan signifikan dalam total nilai penjaminan emisi obligasi dan sukuk sebesar Rp 14,6 triliun pada 2024, meningkat dari Rp 9,9 triliun pada 2023 atau sekitar 47%. Berkat kinerja tersebut, BRIDS berhasil naik peringkat dalam penjaminan emisi obligasi, sukuk, dan saham pada tahun 2024 dengan menempati posisi keempat pada tabel penjaminan obligasi & sukuk dan menempati posisi keenam pada tabel penjaminan IPO saham berdasarkan data dari Bloomberg.

