Bagikan

OJK Ungkap Ada 5 Peserta Regulatory Sandbox, Terdiri dari Apa Saja?

JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan, per Juni sampai akhir tahun 2024 terdapat 173 permohonan konsultasi dari calon peserta sandbox. Di mana dari jumlah tersebut, lima di antaranya sudah menjadi peserta sandbox.

 
Hal itu disampaikan Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital OJK Ludy Arlianto dalam acara Investortrust Focus Group Discussion "Crypto & Financial Services: Strategies for Sustainable Innovation" di The Sultan Hotel Jakarta, Kamis (13/2/2025).
 
"Dari Juni sampai akhir tahun ini (2024) kita ada 173 permohonan konsultasi atas inovasi-inovasi yang memang teman-teman di industri ini sudah coba pikirkan. Ada yang masih early, intermediate, ada yang advance. Sehingga kami bisa saring lima itu sudah menjadi peserta sandbox," ujar Ludy.
 
Diketahui, sandbox OJK berfungsi sebagai ruang untuk pengembangan dan pengujian inovasi di sektor jasa keuangan. Selain itu, sandbox juga menjadi platform untuk mengidentifikasi potensi risiko yang terkait dengan produk atau inovasi baru, sehingga memungkinkan perumusan strategi mitigasi risiko yang tepat. 
 
Ludy menjelaskan, dari lima peserta sandbox tersebut, bisnis modelnya terdiri dari tokenisasi emas, tokenisasi surat utang, manfaat properti, dan digital ID.
 
"Yang (terkait langsung dengan kripto) masih dalam proses pengajuan. Ada beberapa proyek yang underlying-nya kripto masih dalam pengajuan. Karena memang kita harus pastikan kalau sudah diterima, jangan sampai berhenti di tengah jalan. Jadi kita harus pastikan underlying-nya clear, business modelnya clear, dukungan pendanaannya juga clear. Jadi memang kita mendorong inovasi, tapi inovasi yang bertanggung jawab," jelas Ludy.
 
Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital OJK Ludy Arlianto menjelaskan sejumlah manfaat dan tantangan dari uji coba tokenisasi real world asset (RWA) yang ada di sandbox pada acara Investortrust Focus Group Discussion "Crypto & Financial Services: Strategies for Sustainable Innovation" di The Sultan Hotel Jakarta, Kamis (13/2/2025). Foto: Investortrust/Dicki Antariksa. (Dicki Antariksa)
Source: Investortrust
 
Menurut Ludy, salah satu contoh tanggung jawabnya adaah bisnis modelnya jelas dan semuanya sudah rapi. Sehingga, jika belum memenuhi hal tersebut, maka pihaknya akan membina terlebih dahulu di pusat inovasi OJK.
 
Lebih lanjut, Ludy membeberkan bahwa mekanisme sandbox terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama terkait pengajuan permohonan, dan tahap kedua ketika sudah masuk dalam sandbox.
 
"Sandbox waktunya sudah bisa dipastikan. Di tahap pertama, tektokan itu maksimal 20 hari. Kita bisa kasih jawaban proposal sandbox ini diterima atau tidak. Bisa masuk ke dalam sandbox atau tidak," kata Ludy.

 

Baca Juga

OJK Kaji Penerbitan ETF Kripto

 
Setelah bisa masuk ke dalam sandbox, langsung masuk ke dalam periode pengujian. Menurut Ludy, ada testing plan yang dan IKU yang disepakati bersama.
 
"Dan waktunya satu tahun. Bisa diperpanjang nggak pak? Bisa, maksimal enam bulan. Kalau enam bulan nggak beres, sudah dipastikan nggak lulus. Kalau beres, lulus. Kalau regulasinya belum ada, bisa terdaftar. Dan menjadi bisnis model yang baru. Ini tadi real case-nya apa? Kita sudah coba membidangi di sandbox kita ada beberapa proyek tokenisasi. Baik tokenisasi emas, surat hutang, atau kepemilikan atas manfaat properti.
 
Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital OJK Ludy Arlianto menerima cenderamata dari Chief Executive Officer Investortrust, Primus Dorimulu pada acara Investortrust Focus Group Discussion "Crypto & Financial Services: Strategies for Sustainable Innovation" di The Sultan Hotel Jakarta, Kamis (13/2/2025). Foto: Investortrust/Dicki Antariksa. (Dicki Antariksa)
Source: Investortrust
 
Di sisi lain, Ludy meyakini tokenisasi akan menjadi salah satu alternatif yang cukup menarik di tahun ini. Menurutnya, ada beberapa bisnis model yang akan bisa meningkatkan inklusi, yang mana investor ritel bisa lebih tertarik.
 
"Let's say surat hutang yang sifatnya luar negeri. Per lembarnya bisa di fragmented sampai 1.000 dolar. Dari harga normalnya per lembar 300 ribu. Itu tentunya menjadi pilihan bisnis yang menarik. Dan akan ada beberapa proyek token based project. Yang memang ke depan coba kita luncurkan agar bisa memberikan nilai tambah kepada masyarakat," pungkas Ludy.

Sebagai informasi, ruang uji coba atau pengembangan inovasi yang selanjutnya disebut sandbox merupakan sarana dan mekanisme untuk memfasilitasi uji coba dan pengembangan inovasi yang disediakan oleh OJK untuk menilai kelayakan dan keandalan ITSK.

Sandbox bertujuan untuk memastikan inovasi dan pengembangan teknologi di sektor keuangan dilakukan secara bertanggung jawab dengan pengelolaan risiko yang baik. Peserta sandbox merupakan lembaga jasa keuangan (LJK) atau non LJK yang telah mendapatkan persetujuan dari OJK untuk mengikuti sandbox

Kewenangan OJK dalam menyelenggarakan sandbox diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/POJK.02/2018 tanggal 15 Agustus 2018 (POJK IKD) tentang Inovasi Keuangan Digital di Sektor Jasa Keuangan yang diperbarui dan digantikan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 3 Tahun 2024 tanggal 16 Februari 2024 tentang Penyelenggaraan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (POJK ITSK).

 
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024