Meski IHSG Rebound 1,74%, Pemodal Asing masih Lanjutkan Net Sell Tiga Saham Bank Ini
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing kembali merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 208,21 miliar, meskipunindeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (12/2/2025), melesat 113,79 poin (1,74%) menjadi 6.645.
Net sell terbanyak melanda sejumlah saham ini, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 213,98 miliar, PT Bank MandiriT bk (BMRI) Rp 179,46 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 165,49 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 32,11 miliar, dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Rp 30,11 miliar.
Sebaliknya lima saham dengan torehan pembelian bersih (net buy) terbesar oleh pemodal asing, yaitu saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 112,08 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 63,44 miliar, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 37,53 miliar, PT Nusantara Sawit Tbk (NSSS) Rp 33,57 miliar, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 31,45 miliar.
Baca Juga
Menteri PU Beberkan Proyek Multiyear Bakal Molor Imbas Efisiensi
Terkait lompatan IHSG hari ini terdorong penguatan saham emiten kapitalisasi pasar besar, seperti saham TPIA sebanyak 11,28% menjadi Rp 7.400, saham BREN melesat 4,15% menjadi Rp 6,275, AMMN melesat 5,90% jadi Rp 7.175, TLKM melesat 6,90% menjadi Rp 2.480, dan BMRI menguat 1,23% menjadi Rp 4.940.
Penguatan indeks juga didukung kenaikan seluruh sektor saham tertinggi dicatatkan saham sektor infrastruktur 2,90%, sektor kesehatan 2,23%, sektor keuangan 1,31%, sektor property 1,28%, sektor teknologi 1,71%, sektor consumer primer 1,26%, dan sektor energi 1,24%,
Di tengah penguatan indeks tersebut, sejumlah saham ini catatkan auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Raja Roti Cemerlang Tbk (RATA) naik 33,33% menjadi Rp 68 dan PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) catat sebanyak 24,81% menjadi Rp 830. Kenaikan juga melanda saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUCA) sebanyak 30,23% menjadi Rp 112, PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) naik 26,92% menjadi Rp 99, dan PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) naik 19,86% menjadi Rp 350.
Sebaliknya pelemahan melanda saham PT Sekar Laut Tbk (SKLT), PT Sekar Bumi Tbk (SKBM), PT Argo Pantes Tbk (ARGO), PT Mitra Investindo Tbk (MITI), PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII), PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS).
Baca Juga
Bos BRI Ungkap Gambaran Dividen Tahun Buku 2024, Nilainya lebih Besar Dibanding 2023?
IHSG kemarin kembali ditutup melorot sebanyak 116 poin (1,75%) menjadi 6.531. Berdasarkan data level penutupan indeks ini tercatat yang paling rendah terhitung sejak Level penutupan terendah IHSG sejak 2 Desember 2021 dan dalam 38 bulan atau lebih dari tiga tahun. Level penutupan indeks terakhir terjadi pada 1 Desember 2021 level 6.507.
Sedangkan sektor saham penekan utama indeks, yaitu saham sektor infrastruktur 3,94% dan sektor energi 3,18%. Pelemahan selanjutnya disumbangkan saham sektor transportasi 2,96%, sektor property 1,95%, sektor keuangan 1%, dan sektor Kesehatan 1,41%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor teknologi 0,53%.

