Dua Sekuritas Ini Pasang Rekomendasi Beli Saham BCA (BBCA), Berikut Faktor Penopangnya
JAKARTA, investortrust.id – Dua sekuritas ini memberikan rekomendasi beli saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan target harga menggiurkan. Rekomendasi tersebut mempertimbangkan pencapaian kinerja keuangan tahun lalu sesuai estimasi dan ekspektasi berlanjutnya pertumbuhan tahun ini.
Kedua sekuritas tersebut adalah Sinarmas Sekuritas dengan memberikan rekomendasi beli saham BBCA dengan target harga Rp 11.000 untuk tiga bulan ke depan dan Rp 12.400 untuk satu tahun ke depan.
Analis Sinarmas Sekuritas Ivan Purnama Putera mengatakan, target beli saham BBCA tersebut mempertimbangkan kuatnya laju pertumbuhan laba perseroan tahun 2024 ditunjukkan peningkatan laba bersih dua digit terdorong kenaikan margin bunga bersih (NIM).
Baca Juga
Saat Saham Bank BUMN Naik, BBCA malah Melorot dan Diobral Asing, Ada Apa?
Pertumbuhan kredit perseroan tahun lalu juga mengesankan bersamaan dengan perbaikan kualitas aset. Sebaliknya pertumbuhan kredit tahun ini diperkirakan bertumbuh moderat berkisar 6-8%, dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 13,8%. NIM juga diperkirakan mencapai 5,7-5,8% tahun ini, dan biaya dana (CoC) diprediksi 0,3%.
Sinarmas Sekuritas menargetkan kenaikan laba bersih BBCA menjadi Rp 63,81 triliun tahun 2025, dibandingkan perolehan tahun lalu Rp 54,83 triliun. PPOP diprediksi naik dari Rp 70,40 triliun menjadi Rp 82,54 triliun.
Begitu juga dengan KB Valbury Sekuritas dalam riset yang diterbikan akhir pekan lalu mempertahankan rekomendasi beli saham saham BBCA dengan target harga Rp 12.510. Target tersebut mempertimbangkan realisasi laba bersih tahun lalu sudah sesuai estimasi Valbury dan consensus analis.
Baca Juga
Kebijakan Tarif Trump pada Tiga Negara, Awal ‘Perang Dagang Global’
Analis KB Valbury Sekuritas Akhmad Nurcahyadi mengatakan, tingkat pertumbuhan kredit perseroan tahun lalu pesat hingga mengalahkan industry. Begitu juga dengan NIM berhasil didongkrak sebanyak 30 bps tahun lalu.
Terkait prospek kinerja keuangan BBCA tahun ini, Valbury Sekuritas menyebutkan, optimis pertumbuhan laba bersih berlanjut didukung NIM yang terkendali dan kualitas aset yang sehat. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan target pertumbuhan kredit perseroan tahun ini mencapai 6-8% enggan kisaran NIM pada 5,7-5,8% dan biaya kredit yang tinggi sebesar 30bps.
Baca Juga
Powell Sebut Bank Sentral Tak Terburu-buru Pangkas Suku Bunga Lagi
Hal ini mendorong Valbury untuk mempertahankan rekomendasi beli saham BBCA dengan target harga Rp 12.510. Saat ini, saham BBCA diperdagangkan sudah berada di bawah rata-rata historis 3,7x.
Sebelumnya, rekomendasi beli saham BBCA sudah terlebih dahulu diberikan tiga sekuritas ini, yaituBRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham BBCA dengan target harga direvisi naik menjadi Rp 11.900, Mandiri Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham BBCA dengan target harga Rp 11.500, dan Sucor Sekuritas merekomendasikan beli saham BBCA dengan target harga Rp 11.500.
Grafik Saham BBCA

