Bitcoin Tak Disebut Sebagai Prioritas Utama Amerika Saat Pelantikan Trump, Harga BTC Merosot Tajam
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mencantumkan "Prioritas Utama Amerika" pemerintahannya pada pelantikannya 20 Januari 2025. Namun sayangnya tidak menyebutkan mata uang kripto atau cadangan Bitcoin (BTC) strategis yang dijanjikannya.
Trump seperti diketahui telah resmi dilantik sebagai Presiden AS ke-47. Ia dilantik di Gedung Capitol, Washington DC Senin pukul 12 siang waktu AS atau 24.00 WIB. Usai dilantik, presiden terpilih AS Donald Trump akan segera menyelesaikan prioritas kebijakan kampanyenya dan sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pada periode kedua Trump memimpin AS.
Menilik Coinmarketcap, harga BTC sempat mencapai titik tertinggi baru sepanjang sejarag atau all time high menjelang pelantikan Trump di kisaran US$ 109.000. Namun sayangnya sesaat setelah dilantik atau 45 menit setelah itu, harga BTC terkoreksi kembali ke sekitar US$ 100.000-an. Tapi BTC mulai merangkak naik, di mana pada Selasa (21/1/2025) pukul 05.25 WIB harga BTC ada di US$ 102.848, turun 0,95% dalam 24 jam terakhir.
Adapun pasar kripto terpantau beragam, di mana selain BTC, Solana (SOL) dan BNB juga ikut turun masing-masing 4,54% dan 1,68%. Sedangkan, Ethereum (ETH) dan XRP menguat 0,71% dan 0,08% dalam 24 jam terakhir.
Kapitalisasi pasar kripto global adalah US$ 3,54 triliun, penurunan 0,95% selama hari terakhir. Total volume pasar kripto selama 24 jam terakhir adalah US$ 371,32 miliar, yang berarti peningkatan 34,86%. Dominasi Bitcoin saat ini adalah 57,46%, peningkatan 0,03% selama sehari.
Baca Juga
Trump Segera Dilantik, Harga Bitcoin Pecahkan Rekor Tertinggi Baru Usai Anjlok Pagi Ini
Meskipun terjadi volatilitas intraday, Bitcoin telah meningkat hampir 50% sejak Trump terpilih pada tanggal 5 November. Peningkatan tersebut didorong oleh ekspektasi bahwa pemerintahan yang baru akan mengantar masuk era keemasan bagi kripto yang ditandai oleh kebijakan yang menguntungkan dan legitimasi politik yang lebih besar
Dilansir dari Cointelegraph, Selasa (21/1/2025) menurut pengarahan Gedung Putih, prioritas Trump meliputi keselamatan publik, meningkatkan keterjangkauan melalui kemandirian energi, mereformasi birokrasi pemerintah, dan mengembalikan "nilai-nilai Amerika."
Meskipun Trump berjanji mendukung kripto, aset digital tidak tercantum dalam prioritasnya. Namun, pengamat industri mengatakan kripto akan menjadi hal yang menonjol dalam masa jabatan keduanya.
Baca Juga
Trump Besok Dilantik Jadi Presiden AS, Harga Bitcoin Menggeliat
Sebelumnya pada hari itu, pasar kripto ramai membicarakan kemungkinan Trump akan menandatangani perintah eksekutif yang menetapkan cadangan Bitcoin strategis. Meskipun perintah eksekutif tersebut tidak dikeluarkan pada 20 Januari, para petaruh di Polymarket masih percaya bahwa ada sekitar satu dari tiga kemungkinan bahwa cadangan strategis akan dibuat dalam 100 hari pertama Trump menjabat.
Di pasar taruhan saingan Kalshi, para petaruh mengatakan ada sekitar 60% kemungkinan bahwa cadangan Bitcoin strategis akan diberlakukan tahun kalender ini.
Pasar kripto telah mengalami volatilitas ekstrem selama 72 jam terakhir setelah Trump meluncurkan memecoin miliknya sendiri di blockchain Solana, yang membuatnya mendapatkan pujian dan kritik dari komunitas kripto.
Memecoin Trump (TRUMP) resmi melonjak lebih dari 490% dalam 24 jam pertama perdagangannya pada 18 Januari, menjadi token 30 teratas dalam semalam. Menurut CoinGecko, total kapitalisasi pasar token TRUMP mencapai hampir US$ 11 miliar.
.

